Sebelum menjadi Anggota DPR-RI
Anwar pernah bekerja sebagai guru honorarium di Matanglumpang Dua. Ia lalu menjadi karyawan sebuah perusahaan di Bireuen.
Di bidang politik, Anwar pernah menduduki kursi DPRK Bireuen periode 2004-2009, dan dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRK Bireuen. Selanjutnya, mantan Ketua PMI Cabang Bireuen itu, terpilih sebagai anggota DPRA periode 2009-2014.
Menjadi Anggota DPR-RI
Anwar terpilih menjadi anggota DPR-RI selama dua periode, yakni pada periode 2014-2019 dan 2019-2024. Meski sebelumnya, banyak yang meragukan dan pesimis dia bisa terpilih kembali.
Selama lima tahun sebagai anggota DPR-RI, putra asal Tanoh Mirah, Peusangan, Bireuen, ini telah banyak berbuat bagi kepentingan masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat dalam wilayah Dapil Aceh II.
Selama menjadi anggota Komisi X DPR-RI pada periode pertama, Anwar Idris telah banyak membantu biaya pendidikan untuk mahasiswa dan juga siswa. Seperti beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk murid SD, siswa SMP, SMA/SMK, serta beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) melalui jalur aspirasi untuk ratusan mahasiswa.
Selain itu, bidang pemuda dan olahraga, ekonomi kreatif dan pariwisata, juga mendapat perhatian serius dari Anwar Idris. Begitu juga sektor lainnya yang berada di bawah Komisi X dan bersentuhan langsung bagi kepentingan masyarakat, difasilitasinya dengan sejumlah Kementerian terkait.
Pada periode kedua, Anwar dipindah ke Komisi VII DPR-RI.