Anubis dalam kepercayaan Mesir Kuno dianggap sebagai dewa kematian dengan wujud kepala Jakal dan badan manusia. Anubis adalah nama Mesir[2] untuk dewa berkepala Jackal yang berhubungan dengan mumi dan kehidupan setelah kematian pada mitologi Mesir. Pada bahasa Mesir Kuno, Anubis dikenal sebagai Inpu, (dibaca Anupu, Ienpw, dll.)[3]. Penemuan yang tertua menyebut Anubis pada teks piramid kerajaan tertua, di sana ia dihubungan dengan kekerasan seorang raja[4] pada saat itu.
Penamaan
Dewa ini dalam bahasa Yunani diterjemahkan sebagai "Anubis."[5][6] Sebelum bangsa Yunani tiba di Mesir, sekitar abad ke-7 SM, dewa tersebut dikenal dengan nama Anpu atau Inpu, yang dalam bahasa Mesir kuno berarti "anak bangsawan." Inpu memiliki akar kata "inp", yang berarti "meluruh". Ia juga memiliki julukan sebagai "Orang Barat Pertama", "Penguasa Tanah Suci", "Dia Yang Berada Di Atas Gunung Sucinya", "Penguasa Sembilan Busur", "Anjing yang Menelan Jutaan Orang", "Penguasa Rahasia," "Dia yang Berada di Tempat Pengawetan," dan "Terdepan dari Tempat Suci."[7] Posisi yang dia miliki juga tecermin dalam gelar yang ia pegang seperti "Dia yang Berada di Gunungnya," "Penguasa Tanah Suci," "Orang Barat Pertama," dan "Dia yang Berada di Tempat Pengawetan."[8] Di Kerajaan Lama Mesir (2686 SM β 2181 SM), cara penulisan namanya dalam hieroglif terdiri dari tanda-tanda suara inpw diikuti oleh jakal di atas tanda htp.
Bentuk baru dengan jakal di atas tegakan tinggi muncul di akhir Kerajaan Lama dan menjadi penulisan yang umum setelahnya.
Coulter, Charles Russell; Turner, Patricia (2021). Encyclopedia of Ancient Deities. McFarland. ISBNΒ 9780786491797. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)