Yam Tuan Antah merupakan adik dari raja sebelumnya, Yam Tuanku Imam. Pada tahun 1869, Yam Tuanku Imam digantikan oleh T. Puanku Intan, sebagai Pemangku Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan (pemangku sementara) hingga tahun 1872 (3 tahun). T. Puanku Intan merupakan janda dari Tuanku Raja Radin. Barulah pada tahun 1872, daulat Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan disandang secara tetap sampai tahun 1888 oleh Yam Tuan Antah.
Pada tahun 1888, Yam Tuan Antah digantikan oleh putranya, Tuanku Muhammad, yang bertahta dan memerintah sebagai Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan ke-VII hingga tahun 1923.