Ano Sutrisno (21 Februari 1955–19 Februari 2015) adalah Wali Kota Cirebon yang menjabat sejak tahun 2013 sampai tahun 2015, tidak menyelesaikan masa jabatan nya karena meninggal dunia saat di tengah masa jabatan. Dia menjabat Wali kota berpasangan dengan Nashrudin Azis. Sebelumnya Ano adalah Pegawai Negeri di Lingkungan Kota Cirebon dengan jabatan tertinggi Sekretaris Daerah Kota Cirebon hingga kariernya mencapai PNS di lingkungan Provinsi Jawa Barat.
Selain di pemerintahan, Ano juga dikenal berkiprah di panggung politik sebagai kader Partai Golkar. Keterpilihannya sebagai Wali kota pun tak lepas dari campur tangan Golkar yang ‘dikawinkan’ dengan kiprah Wakil Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis yang diusung Partai Demokrat. Pada tahun 2008 Ano Sutrisno juga pernah mencalonkan diri menjadi Wali kota Cirebon berpasangan dengan Drs. H. Anwar Yasin kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilihan Umum Wali kota Cirebon 2008 dengan jargon Ano-Yasin, tetapi kalah oleh calon incumbent saat itu.[3]
Ano bertugas hingga 20 Desember2008, yakni saat bupati terpilih dilantik. Selama menjabat, tugas utama Ano ialah mengawal proses Pilkada Kuningan agar bisa berlangsung kondusif. Ano juga akan mengambil alih seluruh tugas-tugas Bupati Kuningan.[4]
Ano dipilih oleh Gubernur karena dianggap memiliki pengalaman serta kemampuan kerja di lingkungan pemerintahan daerah khususnya pengalaman aspek demografis, sosial budaya, dan karakteristik masyarakat Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
Ano dapat menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mestinya. Dengan berbekal pengalaman yang dimiliki Ano salah satunya sebagai Sekretaris Daerah Kota Cirebon diyakini bisa menjadi bekal untuk mengawal proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Kuningan hingga berjalan kondusif, aman, dan terkendali. Setelah ditetapkan sebagai Pj. Bupati, pada saat bersamaan juga telah terlepas sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Jawa Barat karena, tidak boleh merangkap jabatan.[5]
Meninggal dunia
Pada tanggal 19 Februari2015 Ano meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Tanggerang, Banten pada pukul 15.10 WIB.[6] Ano meninggal akibat penyakit yang dideritanya, ia sudah di rawat sejak Desember2014. Wakil Wali kota CirebonNasrudin Azis langsung menuju Tangerang untuk menjemput jenazah Ano dan mengantarkannya pulang kembali ke Cirebon, sekitar pukul 18.00 WIB menggunakan jalur darat. Rombongan sampai di Cirebon pukul 22.00 WIB. Jenazah Ano dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemlaten, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, seusai waktu salat Jumat pada 20 Februari2015. Jenazah sebelumnya disalatkan dulu di Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon.