Selain gigitan vektor kutu dan lalat, beberapa spesies Anaplasma juga bisa ditularkan secara iatrogenik melalui peralatan yang terkontaminasi darah. Salah satu dampak utama dari infeksi Anaplasma marginale pada sel darah merah sapi adalah berkembangnya anemia nonhemolitik sehingga ketiadaan hemoglobinurea memungkinkan diferensiasi klinis anaplasmosis dari penyakit-penyakit bawaan kutu lainnya, seperti babesiosis sapi yang disebabkan oleh Babesia bigemina.