Salah satu desain yang hingga kini digunakan oleh bangsa ini adalah desain logoKorps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), karyanya dipilih oleh Departemen Dalam Negeri RI di antaranya karya Mujitha, Suharto P.R., serta seniman lainnya dari Bandung dan Jakarta. Akan tetapi ada hal yang kurang etis dari hasil karya Aming Prayitno tersebut yang merupakan PNS-Dosen di STSRI "ASRI" Yogyakarta, setelah karyanya batikkan oleh Departemen dalam Negeri RI melalui pakaian wajib sehari-hari ia tidak mendapat peran apapun, bahkan sebagai pencipta desain logo KORPRI ia tidak mendapatkan pemberitahuan maupun hak kekayaan intelektual atas desainnya.[2]
Aming Prayitno salah satu pelukis yang paling sering di undang oleh Dewan Kesenian Jakarta dan ia juga merupakan salah satu dewan Juri Biennale Seni Lukis Yogyakarta yang disandingkan dengan nama-nama top dalam dunia seni lukis lainnya seperti Fadir Amri Yahya, Dullah, dan Soedarso. Aming berusaha menyampaikan melalui lukisannya bahwa ia ingin menggambarkan betapa tergantungnya manusia terhadap lingkungan. Oleh karena itu, karyanya mengandung segala bentuk atau corak kehidupan serta merupakan kesatuan lewat goresan dan tekstur dengan tema sentral manusia.
Ia meninggal dunia pada 24 Januari 2023 pada usia 79 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman.[3] Ia dimakamkan di Kompleks Makam Seniman Imogiri.