Ali Umar lahir di Padang Pariaman, Sumatera Barat pada tahun 1967. Ia mendapatkan gelar S1 bidang seni (S.Sn.) dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pada Januari 2013, Ali Umar maju sebagai calon ketua umum Asosiasi Pematung Indonesia (API) periode 2013-2017. Namun ia tidak berhasil dan hanya mendapatkan lima suara dalam pemilihan yang berlangsung pada Musyawarah Besar III API yang diikuti oleh sekitar 60-an orang di antara 152 anggota dari berbagai kota, seperti Jogja (80 anggota), Jakarta (26), Bandung (26), Padang (12) dan Bali (14).[4]
Karena kegeramannya terhadap para koruptor yang tetap hidup enak walaupun sudah dipenjara, Ali Umar menghadiahkan kado patung kayu berbentuk penjara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika hari ulang tahun badan anti rasuah tersebut pada 29 Desember 2013. Menurut Ali Umar penjara para koruptor mestinya minim fasilitas seperti sosok patung penjara yang dibuatkannya. Ali Umar berharap kadonya tersebut dipajang di meja kerja Ketua KPK, Abraham Samad, sebagai pengingat.[5]
Pameran tunggal
Seni Tiga Dimensional, di Benda Art Space, Yogyakarta (1999)
Solusi, di Rumah Kontrakan, Yogyakarta (2000)
Patung, di Bentara Budaya, Yogyakarta (2005)
Penghargaan
Karya Terbaik dalam Kemah Budaya 2000 di Pantai Parangtritis, Yogyakarta (2000)