Ali Mochtar Ngabalin (lahir 25 Desember 1968) adalah seorang politikus Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia. Sebagai kader Partai Bulan Bintang (PBB), ia pernah menjadi anggota Komisi I DPR RI periode 2004-2009 dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (F-BPD) melalui daerah pemilihan Sulawesi Selatan II.[1] Pada tahun 2010, Ali Mochtar keluar dari PBB dan berpindah ke Partai Golkar.[2]
Kehidupan pribadi
Ali Mochtar Ngabalin lahir pada 25 Desember 1968 di Fakfak, Irian Barat (sekarang Papua Barat). Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Henny Muis Bakkidu dan telah dikaruniai empat orang anak. Ali Mochtar Ngabalin juga merupakan keturunan dari Raja Arguni, Kokas.[3]
Selain sebagai politikus, Ngabalin juga menjabat Ketua DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) serta menjabat direktur eksekutif di sejumlah lembaga nirlaba.[5]
Kegiatan dan organisasi
Pimpinan Ponpes Nurul Falah PaluSulteng (1994-1995)
Dosen Luar Biasa Program Pasca Sarjana Institut Agama Islam Al Aqidah (2003)
Penyiar pada Radio Komunitas “Cation Rose” Jakarta (2003)
Anggota Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) (1997-sekarang)
Ketua DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (2003-2006)
Ketua DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) (2003-2006)
↑Dalam Pemilihan Umum Legislatif 2009, Ali Mochtar Ngabalin meraih jumlah suara yang cukup untuk terpilih menjadi anggota DPR, namun tidak berhasil mendapatkan kursi karena Partai Bulan Bintang gagal memenuhi ambang batas parlemen sebesar 2,5% suara nasional.