Agama Proto-Indo-EropaKereta perang, sebagai simbol kelas sosial dan kekuatan militer, secara mitologis juga sebagai kereta matahari (kereta matahari Trundholm, Zaman Perunggu Nordik, ca. 1600 SM) tersebar luas dalam mitologi-mitologi Indo-Eropa.
Agama Proto-Indo-Eropa adalah agama yang diduga dianut oleh bangsa Proto-Indo-Eropa berdasarkan adanya kemiripan di antara dewa-dewa, praktik keagamaan dan mitologi pada orang-orang Indo-Eropa. Rekonstruksi agama ini didasarkan pada bukti linguistik menggunakan metode perbandingan. Bukti arkeologis sulit menemukan kecocokan dengan kebudayaan spesifik manapun pada periode kebudayaan Indo-Eropa pada masa Kalkolitikum.(Mallory, 1989) Pendekatan lainnya tentang agama ini adalah teori hipotesis trifungsional oleg Georges Dumézil.[1]
Catatan kaki
↑Mythe et Épopée I, II, III, by G. Dumézil, Gallimard, 1995.
Gamkrelidze, Thomas V.; Ivanov, Vjaceslav V. (1995). "Indo-European and the Indo-Europeans: A Reconstruction and Historical Analysis of a Proto-Language and a Proto-Culture". Dalam Winter, Werner (ed.). Trends in Linguistics: Studies and Monographs 80. Berlin: M. De Gruyter.
Mallory, James P.; Adams, Douglas Q. (2006). "Oxford Introduction to Proto-Indo-European and the Proto-Indo-European World" (Document). London: Oxford University Press.