Afrian Arisandy lahir dan besar di Lamongan, Jawa Timur. Sebelum terjun ke dunia akting, ia telah mengabdikan dirinya sebagai guru agama di sebuah SMK di Sidoarjo.[2] Di samping mengajar, ia juga aktif membina sanggar seni dan mengajarkan nilai-nilai keterbukaan pikiran kepada para muridnya.[3]
Kehidupan Pribadi
Meski telah meraih kesuksesan di industri perfilman nasional, Afrian memilih untuk tetap tinggal di Sidoarjo. Ia berkomitmen untuk mengembangkan bakat seni para aktor lokal di daerahnya sambil terus berkarya di dunia perfilman.[4]
Karier
Perfilman
Karier Afrian di dunia perfilman dimulai ketika ia mengikuti dan lolos casting untuk film Perempuan Tanah Jahanam (2019) yang diadakan di Sidoarjo. Dalam film tersebut, ia beradu akting dengan Marissa Anita bersama Kiki Narendra. Penampilannya yang mengesankan membuka jalan untuk peran berikutnya dalam film Siksa Kubur (2024).[5]
Di film Siksa Kubur, Afrian memerankan karakter seorang jihadis pelaku bom bunuh diri yang menjadi penyebab kematian orang tua tokoh utama, Sita. Meskipun dengan dialog yang minimal, aktingnya mendapat pujian dari kritikus dan penonton karena mampu menampilkan ekspresi yang intens dan mencekam melalui tatapan mata dan gerak tubuhnya.