Pada tahun 926 Adalolphe dikirim sebagai duta besar untuk sepupu pertamanya dari pihak ibundanya, Raja Ethelstan oleh Comte Hugues yang Agung,[5] penguasa efektif Prancis utara di bawah Raoul dari Prancis, yang telah terpilh sebagai raja Prancis pada tahun 923. Adalolphe mencari persetujuan raja Inggris untuk menikahkan Hugues dengan saudari Æthelstan yang lain.[6] Di antara hadiah mewah yang dikirim ke Æthelstan, menurut seorang kolektor relikui, konon merupakan pedang Kaisar RomawiKonstantinus Agung dan Tombak Suci. Kedubes itu sukses dan Hugues menikah dengan saudari tiri Æthelstan, Eadhild.[7] Pada tahun 933, saudara tiri Æthelstan, Edwin tenggelam dan jasadnya terlempar ke pesisir. Adalolphe menerima jenazah kerabatnya itu dengan hormat dan membawanya ke Biara Santo Bertinus untuk dimakamkan.[8]
Adalolphe adalah ayahanda Arnoul II dari Boulogne († 971), dan seorang anak haram bernama Baudouin (meninggal tahun 973) yang menjadi wali Arnoul II dari Flandria.[1]
Adalolphe meninggal pada tahun 933.[9] Ia dimakamkan di Santo Bertinus.
Catatan
↑His name is variously spelled Adelulf, Adalulf, Adalolf, and, in French, Adalolphe; in Latin, Adalolphus.
↑Philip Grierson, "The Relations between England and Flanders before the Norman Conquest", Transactions of the Royal Historical Society, Fourth Series 23 (1941), p. 86
12Renée Nip, 'The Political Relations between England and Flanders (1066-1128)', Anglo-Norman Studies 21: Proceedings of the Battle Conference 1998, ed. Christopher Harper-Bill (The Boydell Press, Woodbridge, UK, 1999), p. 150
↑Régine Le Jan, 'Famille et Pouvoir dans le Monde Franc (VIIe–Xe Siècle)', Essai d'anthropologie sociale (Paris: Publications de la Sorbonne, 2003), ISBN2-85944-268-5
↑Anglo-Saxon England, Volume 15, Ed. Peter Clemoes, Simon Keynes, Michael Lapidge, (Cambridge University Press, 1986), p. 93
↑Lambert of Ardres, The History of the Counts of Guines and the Lords of Ardres, trans. Leah Shopkow (Philadelphia: University of Pennsylvania Press, 2007), p. 26