Terlahir di Plered, Kabupaten Purwakarta, dari seorang ibu dengan lingkungan pesantren yang kental dan seorang ayah Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Achmad sering berpindah pindah sekolah dikarenakan ayahnya sering kali dipindah tugaskan.
Tahun 1944, Achmad berlatih dasar dasar militer di Chuo Seinen Kurensho. Pada masa 1947 sampai dengan 1948, sempat mengikuti pendidikan di UGM jurusan hukum, tetapi tidak sampai selesai. Ia juga sempat menjadi wakil HMI. Sampai tahun 1949, ia sangat aktif dalam mengembangkan sayap HMI, tetapi pada akhirnya ia lebih memilih jalan militer. Berbekal kuliah hukum di UGM, ia sempat menduduki kursi hakim perwira untuk mengadili para prajurit, tahun 1952.
Pada awal orde baru, yang saat itu Achmad berpangkat Brigadir Jendral menerima tugas dari Presiden untuk mengatasi distribusi bahan pangan dan sembilan bahan pokok. Tahun 1973, Achmad Tirtosudiro ditempatkan di Bonn, Jerman Barat sebagai Duta Besar Luar Biasa RI, pada saat itu ia menjabat sebagai anggota MPR. Ia juga pernah dilantik untuk menjadi rektor UNISBA pada tanggal 13 Desember 1986.
Meninggal Dunia
Achmad Tirtosudiro tutup usia pada 9 Maret 2011 di kediamannya. Sebelumnya ia sempat dirawat lama di RS karena mengidap infeksi paru-paru. Sesuai permintaan Achmad Tirtosudiro, jenazah di makamkan di samping makam istrinya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Riwayat jabatan
Komandan Kompi TRI Kereta Api Jawa Barat (1945-1947).
Kepala Bagian Logistik Korps Mahasiswa (1947-1948).
Wakil Kepala Staf KMD IV Divisi IV / Siliwangi (1948-1949).
Asisten Kepala Staf Gubernur Militer IV / Jawa Barat (1949).
Sekretaris Local Joint Committee Jawa Barat (1949).
Kepala Staf KMKB Bandung Divisi IV / Siliwangi (1949-1950).
Kepala Biro "B" Gubernur Militer IV / Jawa Barat (1950).
Perwira Sub Teritorium Priangan Divisi IV / Siliwangi (1950-1951).
Perwira Sub Teritorium I Divisi IV / Siliwangi (1951-1952).
Kepala Staf Resimen Infanteri 9 T&T III / Siliwangi (1952-1953).