Acacia biflora, yang dikenal juga sebagai akasia berbunga ganda, adalah spesies tanaman berbunga dari famili Fabaceae dan endemik di wilayah barat daya Australia Barat. Tanaman ini berupa semak yang bisa merunduk, menjulang, atau tegak, dengan pertumbuhan yang terbuka atau padat. Filodanya berbentuk segitiga dengan ujung yang meruncing ke pangkal dan menyatu dengan cabang, sedangkan bunganya tersusun dalam kepala bulat berwarna putih atau krem. Buahnya berupa polong yang sempit dan lonjong, dengan lekukan melengkung yang khas.[2]
Deskripsi
Acacia biflora adalah semak yang dapat tumbuh merunduk, menjulang, atau tegak, dengan pertumbuhan yang terbuka maupun padat, biasanya mencapai tinggi antara 10 hingga 60 cm. Filodanya berbentuk segitiga dengan ujung meruncing ke arah pangkal, salah satu sisinya hampir menyatu dengan cabang, panjang 3–7 mm dan lebar 3–8 mm, memiliki runcingan tajam. Pada cabang yang lebih tua, filoda dapat lebih panjang. Bunganya muncul dalam kepala bulat tunggal di ketiak, masing-masing berada pada tangkai sepanjang 3–8 mm, dan setiap kepala hanya terdiri dari dua bunga berwarna putih hingga krem. Periode berbunga berlangsung dari Oktober hingga Mei. Buahnya berupa polong lonjong, sempit, melengkung, dan bertekstur kasar hingga menyerupai kerak, dengan panjang mencapai 55 mm dan lebar 4–5 mm. Di dalamnya terdapat biji coklat keabu-abuan yang mengkilap, berbentuk lonjong, panjang 3–3,5 mm, masing-masing dilengkapi dengan aril di ujungnya.[2][3]
Taksonomi
Acacia biflora pertama kali dijelaskan secara resmi pada tahun 1813 oleh ahli botani Robert Brown dalam karya William Townsend Aiton, Hortus Kewensis. Spesies ini kadang-kadang membingungkan dengan A. chrysocephala dan A. robiniae karena kemiripan morfologinya. A. biflora termasuk dalam kelompok A. biflora bersama dengan spesies lain seperti A. chrysocephala, A. divergens, A. incrassata, A. mooreana, A. phlebopetala, dan A. robiniae, yang semuanya memiliki struktur serupa tetapi dapat dibedakan melalui karakteristik bunganya. Nama spesifik biflora berasal dari bahasa Latin, di mana awalan bi- berarti “dua” dan flos berarti “bunga”, merujuk pada jumlah bunga dalam tiap kepala bunga.[4][5][6]
Persebaran
Akasia berbunga ganda berasal dari wilayah Avon Wheatbelt, Dataran Esperance, hutan Jarrah, dan bioregion Mallee di barat daya Australia Barat, tumbuh di tanah berpasir hingga berkerikil. Semak ini memiliki persebaran yang relatif luas, dari Taman Nasional Stirling Range di selatan hingga pantai, kemudian ke timur mendekati Jerramungup dan Teluk Bremer, dengan beberapa populasi terisolasi lebih jauh ke timur, termasuk di sekitar Scaddan dan Teluk Lucky di Taman Nasional Cape Le Grand. Tanaman ini umumnya ditemukan sebagai bagian dari komunitas hutan atau semak belukar mallee rendah.[7][3]
Referensi
12"Acacia biflora". Australian Plant Census. Diakses tanggal 2025-11-30.
12Maslin, Bruce R. Kodela, Phillip G.; Orchard, Anthony E. (ed.). "Acacia biflora". Flora of Australia. Australian Biological Resources Study, Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water: Canberra. Diakses tanggal 2025-11-30.
12"Acacia biflora". World Wide Wattle. Western Australian Herbarium. Diakses tanggal 2025-11-30.