Acacia auriculiformis merupakan spesies tumbuhan berbunga dari famili Fabaceae yang berasal dari wilayah Maluku dan Papua di Indonesia serta dari Teritori Utara dan Queensland di Australia. Pohon ini memiliki kulit batang yang licin, filoda berbentuk elips sangat sempit, rangkaian bunga berwarna kuning cerah hingga kuning keemasan, serta polong yang melengkung tajam hingga menggulung spiral, bertekstur kasar hingga berkayu, dengan panjang mencapai sekitar 80 mm.[3][4][5][6]
Deskripsi
Acacia auriculiformis merupakan pohon yang umumnya mencapai tinggi 8–10 meter, meskipun pada kondisi tertentu dapat tumbuh hingga sekitar 35 meter. Permukaannya sebagian besar tidak berbulu, dengan kulit batang yang pada individu muda tampak halus tetapi dapat menjadi pecah-pecah pada pohon yang lebih tua. Cabang-cabangnya cenderung ramping. Filodanya berbentuk elips sangat sempit, kadang sedikit melengkung, dengan ukuran panjang 100–200 mm dan lebar 12–40 mm. Filoda ini memiliki banyak urat memanjang, dengan tiga hingga lima urat yang tampak lebih menonjol dibandingkan yang lain. Bunganya berwarna kuning cerah hingga kuning keemasan, tersusun dalam satu atau beberapa paku bunga di ketiak daun. Setiap paku memiliki panjang sekitar 50–85 mm, ditopang oleh tangkai sepanjang 4–8 mm. Musim berbunga berlangsung dari Februari hingga Agustus. Buahnya berupa polong yang sangat melengkung hingga menggulung spiral, terkadang tampak bengkok, dengan tekstur kasar dan berdinding tebal sampai berkayu. Polongnya berukuran 50–80 mm panjang dan 10–18 mm lebar. Di dalamnya terdapat biji pipih berwarna coklat tua hingga hitam berukuran 4–6 mm panjang dan 3–4 mm lebar, masing-masing dilengkapi aril berwarna jingga, kuning, atau merah.[3][4][7]
Taksonomi
Acacia auriculiformis pertama kali diuraikan secara resmi pada tahun 1842 oleh George Bentham dalam Hooker's London Journal of Botany, berdasarkan deskripsi sebelumnya yang belum dipublikasikan oleh Allan Cunningham. Julukan spesies auriculiformis berarti "berbentuk telinga", merujuk pada bentuk polongnya.[8][9]
Persebaran
Tanaman ini ditemukan tumbuh di tanah berpasir maupun berlempung, biasanya di dekat aliran sungai dan area rawa dalam hutan terbuka. Persebarannya mencakup Semenanjung Cape York di Queensland, bagian utara Teritori Utara, serta Provinsi Papua Tengah dan Papua Barat, termasuk Kepulauan Kei di Indonesia. Spesies ini juga diketahui telah dinaturalisasikan di Australia Barat.[3][4][7]
Kegunaan
Ekstrak dari kayu ini Acacia auriculiformis diketahui mampu menghambat pertumbuhan jamur perusak kayu. Selain itu, ekstrak air dari spesies ini juga terbukti menekan perkembangan Bactrocera cucurbitae.[10]
123Kodela, Phillip G.; Maslin, Bruce R. Kodela, Phillip G. (ed.). "Acacia auriculiformis". Flora of Australia. Australian Biological Resources Study, Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water: Canberra. Diakses tanggal 2025-11-30.