Acacia anomala merupakan spesies tanaman berbunga dari famili Fabaceae yang terbatas pada wilayah kecil di sepanjang pesisir barat Australia Barat. Tumbuhan ini berbentuk semak tegak menyerupai anggota familiJuncaceae, dengan filoda yang umumnya jarang dan berbentuk elips linier hingga sangat sempit. Bunganya tersusun dalam paku berwarna kuning keemasan, sedangkan buahnya berupa polong linier yang dapat mencapai panjang sekitar 50 mm.[3]
Deskripsi
Acacia anomala memiliki bentuk pertumbuhan yang ramping dan tegak, menyerupai rumpun rush, dan umumnya mencapai tinggi antara 0,2 hingga 0,5 meter. Batang bagian atasnya tidak berbulu serta memiliki sayap sempit, mirip dengan yang ditemukan pada Acacia applanata. Filodanya jarang, berbentuk linier hingga elips sempit dengan panjang sekitar 40–100 mm dan lebar 2–6 mm, meskipun pada beberapa individu filoda dapat hampir tidak tampak. Bunganya tersusun dalam paku berwarna kuning keemasan, kebanyakan berukuran 10–30 mm dan bertangkai pendek sepanjang 1–4 mm. Pada tahap kuncup, terlihat daun pelindung berwarna coklat tua yang cukup menonjol, tetapi gugur ketika bunga mulai mekar. Masa berbunga terjadi pada bulan Agustus hingga September. Buahnya berupa polong linier yang bertekstur keras dan tidak berbulu, berukuran hingga 50 mm dengan lebar sekitar 3–4 mm, masing-masing berisi biji lonjong berukuran kira-kira 2,5 mm.[3][4][5]
Taksonomi
Spesies Acacia anomala pertama kali dideskripsikan secara resmi pada tahun 1978 oleh Arthur Bertram Court melalui publikasi di jurnal Nuytsia. Deskripsi tersebut didasarkan pada spesimen yang dikumpulkan pada tahun 1961 oleh Charles Austin Gardner bersama H. H. Kretchmar di daerah antara Muchea dan Chittering. Epitet spesifik anomala, yang berarti ‘"menyimpang" atau "tidak biasa", diberikan karena tanaman ini menampilkan ciri-ciri yang merupakan gabungan dari dua spesies yang berkerabat dekat. Pada tahun 2003, Leslie Pedley mengusulkan pemindahan spesies ini ke dalam genus Racosperma dan menamainya Racosperma anomalum, melalui jurnal Austrobaileya. Namun, penamaan tersebut tidak diadopsi oleh Australian Plant Census setelah perdebatan mengenai nomenklatur genus Acacia diselesaikan dalam Kongres Botani Internasional.[6][7][8][9][10]
Persebaran
Spesies ini memiliki sebaran yang sangat terbatas, hanya ditemukan di kawasan sempit yang membentang di antara Chittering, Swan, dan Kalamunda. Di wilayah tersebut, tanaman ini tumbuh di lereng Pegunungan Darling, terutama pada tanah laterit yang keras dan berdrainase baik. Di habitat alaminya, Acacia anomala umumnya menjadi bagian dari komunitas hutan yang didominasi oleh berbagai jenis Eucalyptus.[4][5]
12"Acacia anomala". Australian Plant Census. Diakses tanggal 2025-11-30.
12Maslin, Bruce R. Kodela, Phillip G. (ed.). "Acacia anomala". Flora of Australia. Australian Biological Resources Study, Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water: Canberra. Diakses tanggal 2025-11-30.
12"Acacia anomala". World Wide Wattle. Western Australian Herbarium. Diakses tanggal 2025-11-30.
↑George, Alex; Sharr, Francis (2021). Western Australian Plant Names and Their Meanings (Edisi 4th). Kardinya, WA: Four Gables Press. hlm.134. ISBN9780958034180.
↑Smith, Gideon F. & Figueiredo, Estrela (2011). "Conserving Acacia(Mill.) with a conserved type: What happened in Melbourne?". Taxon. 60 (5): 1504–1506. doi:10.1002/tax.605033. hdl:2263/17733.