Abigail Adams (néeSmith; 22 November 1744–28 Oktober 1818
) adalah istri John Adams dan ibu John Quincy Adams. Abigail Adams adalah secara umum dikenal Ibu Negara Amerika Serikat dan Istri Wakil Presiden Amerika Serikat, meskipun gelar Ibu Negara belum digunakan pada saat itu. Abigail Adams dan Barbara Bush adalah dua wanita yang menjadi istri dan ibu Presiden Amerika Serikat.[1]
Kehidupan Abigail Adams merupakan salah satu yang paling banyak didokumentasikan di antara para Ibu Negara Amerika Serikat. Banyak surat yang ia tulis kepada John Adams ketika suaminya berada di Philadelphia sebagai delegasi Kongres Kontinental, sebelum dan selama Perang Revolusi Amerika, mencatat kedekatan dan dinamika hubungan mereka. John Adams kerap meminta nasihat Abigail dalam berbagai hal, dan surat-surat mereka dipenuhi dengan diskusi intelektual mengenai pemerintahan dan politik. Surat-surat Abigail juga berfungsi sebagai kesaksian langsung mengenai front domestik selama Perang Revolusi.
Survei sejarawan yang dilakukan secara berkala oleh Siena College Research Institute sejak 1982 secara konsisten menempatkan Abigail Adams sebagai salah satu dari tiga Ibu Negara yang paling dihargai oleh para sejarawan.
William Smith menikah dengan Elizabeth Quincy pada 1740, dan mereka memiliki tiga putri serta seorang putra; Abigail adalah anak kedua.[3] Seperti beberapa leluhurnya, ayah Abigail adalah seorang pendeta Kongregasional liberal, pemimpin masyarakat Yankee yang sangat menghormati kalangan rohaniawan. Smith tidak menekankan khotbah tentang predestinasi atau dosa asal, melainkan menekankan pentingnya akal dan moralitas.[4]
Pada Oktober 1775, istrinya Elizabeth—yang telah dinikahinya selama 35 tahun—meninggal dunia. Pada 1784, Smith wafat pada usia 77 tahun.