Pohon ini dapat mencapai tinggi 10 hingga 80 meter dengan diameter batang mencapai 4 meter. Pohon cemara perak dapat dibedakan dari spesies konifer lainnya dengan bentuk daun runcing yang unik, tidak adanya resin [2] dan ukuran bunga betinanya yang relatif lebih besar. Setiap spesies dari fir biasanya dibedakan dari ukuran dan susunan daun serta ukuran, bentuk, dan susunan bunga betina.
Dedaunan
A. alba - the underside of leaves with 2 whitish strips formed by wax-covered stomatal bandsA. grandis foliage - upper side of the leavesAtypical A. alba foliage from Dinaric calcareous fir forests on Mt. Orjen
Susunan daunnya yang unik menjadi ciri khas dari pohon Cemara perak sehingga seolah-olah terlihat seperti mangkuk. Setiap daun memiliki lapisan lilin. Warna daunnya hijau dan relatif merata ke seluruh permukaan. Jumlah stomatanya relatif sedikit. Beberapa spesies memiliki warna daun yang hijau mengkilap karena keberadaan lapisan lilin tersebut. Namun ada juga yang tidak mengkilap. Beberapa spesies memiliki daun dengan noktah di ujungnya, beberapa memiliki daun dengan ujung yang membulat, ada juga yang ujungnya tajam. Namun setiap spesies memiliki daun muda yang berbentuk runcing. Biasanya dedaunan tersusun di kedua sisi ranting dengan bentuk seperti sisir.[3]
Bunga
Intact and disintegrated Bulgarian fir conesImmature cones of some of species or races are green, not purple-bluish. Manchurian fir.Disintegrating cones of Manchurian fir
Runjung atau kerucut dari pohon cemara perak berbentuk tegak dan silindris dengan panjang mencapai 25cm ketika sudah siap melepaskan bijinya. Meski ukurannya yang besar, tetapi bunganya tidak menggantung dan tetap berdiri tegak seperti lilin. Bunganya mulai tumbuh di musim panas dan mulai siap dibuahi di musim gugur. Bunga yang siap dibuahi memiliki warna yang bervariasi, dari biru dan ungu hingga coklat gelap.[3]
Pemanfaatan
Kayu pohon Cemara perak sangat terkenal namun tidak untuk digunakan sebagai bahan bangunan karena sifatnya yang lunak. Umumnya dipakai sebagai bahan baku pulp untuk pembuatan kertas atau sebagai bahan baku kayu lapis untuk desain interior. Kayu Cemara perak juga diketahui mudah dilubangi oleh serangga dan rusak oleh cuaca sehingga hanya diterapkan di dalam ruangan saja. Diperkirakan kayu ini hanya bertahan hingga 18 bulan jika digunakan di luar ruangan.
12Schorn, Howard; Wehr, Wesley (1986). "Abies milleri, sp. nov., from the Middle Eocene Klondike Mountain Formation, Republic, Ferry County, Washington". Burke Museum Contributions in Anthropology and Natural History. 1: 1–7.
12Parker, Sybil P (1984). Mcgraw-hill Dictionary of Biology. Mc-Graw Hill Company. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
12Seneta, Włodzimierz (1981). Drzewa i krzewy iglaste (Coniferous trees and shrubs) (dalam bahasa Polish) (Edisi 1st). Warsaw: Państwowe Wydawnictwo Naukowe (PWN). ISBN83-01-01663-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Bibliografi
Philips, Roger. Trees of North America and Europe, Random House, Inc., New York ISBN 0-394-50259-0, 1979.