Abbas Araghchi (Persia: عباس عراقچیcode: fa is deprecated , pelafalan[ʔæbˌbɒːseæɾɒːˈɢtʃi]ⓘ; terkadang dieja Araqchi,[1] lahir 5 Desember 1962)[2] merupakan diplomat dan politikusIran yang telah menjabat sebagai menteri luar negeri sejak 2024. Sebelumnya, ia bertugas sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri dan duta besar Iran untuk Finlandia dan Jepang.
Kehidupan awal dan pendidikan
Araghchi lahir pada 5 Desember 1962 di Teheran, Iran, dari keluarga Persia. Ia memiliki tiga saudara perempuan dan tiga saudara laki-laki, sebagian besar bekerja dalam bidang perdagangan dan perniagaan. Kakeknya adalah pedagang karpet. Ayahnya meninggal ketika ia berusia 17 tahun. Saat remaja, ia ikut serta dalam Revolusi Iran, dan setelah itu ia bergabung dengan Korps Garda Revolusi Iran, di mana ia bertugas selama hampir sepuluh tahun dan berperang dalam Perang Iran-Irak.[3][4][5]
Kedua kakak laki-lakinya memegang posisi penting, dengan satu sebagai anggota Dewan Direksi Serikat Eksportir, dan yang lainnya sebagai anggota Serikat Pengusaha.[6] Keponakannya Ahmad Araghchi, wakil gubernur Bank Sentral Iran untuk valuta asing, diberhentikan dari jabatannya dan kemudian ditangkap bersama beberapa orang lainnya di tengah penyelidikan yang meluas terhadap krisis mata uang Iran.[7] Pada tahun 2019, Ahmad Araghchi adalah wakil politik di kementerian luar negeri.[8]
Araghchi pernah menikah dengan Bahareh Abdollahi dan mempunyai dua anak laki-laki dan satu anak perempuan, tetapi pernikahan mereka berakhir. Ia kemudian menikah dengan Arezoo Ahmadvand dan memiliki satu anak perempuan.[3]