Asociația Club Sportiv Sepsi OSK Sfântu Gheorghe, yang umumnya dikenal sebagai Sepsi OSK, Sepsi Sfântu Gheorghe, atau singkatnya Sepsi, adalah klub sepak bola profesional asal Rumania yang berbasis di Sfântu Gheorghe, Provinsi Covasna, dan berkompetisi di Liga II, kasta kedua sepak bola Rumania.
Didirikan pada tahun 2011, klub ini berhasil promosi ke kasta tertinggi hanya dalam waktu enam tahun dengan cepat menapaki jenjang liga sepak bola Rumania. Dengan pencapaian tersebut, Sepsi menjadi tim pertama dari Provinsi Covasna—wilayah dengan mayoritas etnis Székely—yang tampil di Liga I. Sejak promosi, Sepsi telah lolos ke tiga final Piala Rumania, serta berhasil meraih gelar juara pada musim 2021–22 dan 2022–23. Sebagai pemegang piala, Sepsi juga berpartisipasi dalam Piala Super Rumania edisi 2022 dan 2023, dan memenangkan keduanya.
Sejarah
Pada Juni 2011, seorang pengusaha lokal László Diószegi bersama temannya Dávid Kertész memutuskan untuk mendirikan sebuah klub sepak bola baru.[2] Mereka memilih warna merah dan putih untuk menghormati tradisi sepak bola Kota Sfântu Gheorghe dan menggunakan nama OSK sebagai akronim yang mengingatkan pada klub yang telah bubar, Olt Sport Klub.[2] Mereka juga ingin memasukkan nama kota ke dalam nama klub, sehingga dipilihlah awalan Sepsi dari Sepsiszentgyörgy, nama kota tersebut dalam bahasa Hungaria.[2] Agar dapat mendaftar di Liga V, mereka menandatangani perjanjian kerja sama dengan Clubul Sportiv Școlar dari Sfântu Gheorghe dan membentuk sebuah tim junior.[2]
Pada musim debutnya, mereka menjuarai Liga V wilayah Provinsi Covasna dan meraih promosi ke Liga IV.[2] Pada musim pertama di Liga IV, mereka finis di peringkat kedua, terpaut delapan poin dari klub lokal Viitorul Sfântu Gheorghe. Valentin Suciu, yang kelak membawa klub ini ke Liga I, ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 2013.[3] Di akhir musim 2013–14, Sepsi OSK dengan mudah menjuarai Liga IV wilayah Provinsi Covasna dan lolos ke babak play-off promosi Liga III, di mana mereka menghadapi juara Provinsi Vrancea, Selena Jariștea. Setelah bermain imbang 1–1 hingga perpanjangan waktu, Sepsi OSK menang adu penalti 6–5 dan promosi ke divisi ketiga.
Setelah finis di posisi ketiga Liga III musim 2014–15, promosi ke Liga II ditetapkan sebagai target musim berikutnya.[2] Mereka menjuarai Liga III musim 2015–16 dan promosi, sebuah pencapaian yang cukup menonjol bagi klub saat itu.[4] Pada musim panas 2016, Attila Hadnagy bergabung dan ditunjuk sebagai kapten tim. Dengan torehan 28 gol dalam 31 pertandingan, hal tak terduga pun terjadi pada musim berikutnya. Sepsi OSK finis di peringkat kedua Liga II musim 2016–17 dan promosi ke Liga I, kasta tertinggi sepak bola Rumania.[5][6]
Sebagai langkah terakhir menuju profesionalisme penuh pada 2017, klub memulai serangkaian investasi infrastruktur yang mencakup pembangunan lapangan latihan untuk pusat pembinaan usia muda serta stadion berstandar UEFA Kategori 4. Pada tahun-tahun setelah promosi, Sepsi OSK mampu bertahan di Liga I dan untuk pertama kalinya lolos ke babak play-off kejuaraan pada musim 2018–19.
Pada musim panas 2020, Sepsi mencapai final Piala Rumania untuk pertama kalinya, tetapi kalah 0–1 dari FCSB di Stadion Ilie Oană, Ploiești. Dalam perjalanan menuju final, Sepsi menyingkirkan Ripensia Timișoara, Astra Giurgiu, Petrolul Ploiești, dan Politehnica Iași. Dalam semua pertandingan kecuali satu, tim berjuluk Székely ini mencetak setidaknya tiga gol.
Pada musim 2020–21, Sepsi untuk kedua kalinya dalam sejarah klub lolos ke babak play-off kejuaraan. Mereka finis di peringkat keempat dan kemudian mengalahkan Viitorul Constanța 1–0 di babak play-off Eropa, yang memastikan partisipasi pertama mereka di kompetisi Eropa. Sepsi diundi menghadapi klub Slovakia Spartak Trnava pada putaran kedua Liga Konferensi Eropa UEFA, tetapi tersingkir setelah kalah adu penalti 3–4 usai dua pertandingan berakhir imbang.
Klub kembali mengamankan tiket ke kompetisi Eropa pada akhir musim 2021–22 dengan menjuarai final Piala Rumania. Gelandang kiri Marius Ștefănescu mencetak dua gol untuk membawa Sepsi menang 2–1 atas Voluntari di Stadionul Rapid-Giulești, Bukares.[7] Klub kemudian menjuarai Piala Super Rumania 2022 dengan skor yang sama atas juara liga CFR Cluj.
Pada 24 Mei 2023, Sepsi meraih gelar piala domestik kedua mereka secara beruntun setelah mengalahkan Universitatea Cluj melalui adu penalti 5–4 di Stadionul Municipal, Sibiu, dengan penjaga gawang Roland Niczuly menggagalkan tiga tendangan penalti lawan.[8] Klub ini juga mengulangi prestasinya di Piala Super Rumania dengan menjuarai edisi 2023 setelah menang 1–0 atas Farul Constanța.
Kepemilikan
Salah satu pendiri sekaligus pemilik klub saat ini, László Diószegi, adalah seorang pengusaha yang menjalankan jaringan toko roti Diószegi. Berawal dari sebuah toko roti yang dibuka keluarganya di Sfântu Gheorghe bersama seorang rekan pada tahun 1990-an, bisnis tersebut berkembang hingga memasarkan produk roti melalui sejumlah gerai di Rumania dan Inggris.[9]
Dibandingkan dengan klub-klub Liga I lainnya pada akhir 2019, Sepsi OSK menonjol karena memiliki pendapatan tertinggi dari kesepakatan sponsor korporasi serta tingkat utang yang paling rendah.[10] Sejumlah perusahaan yang pernah atau masih menjalin kerja sama sponsor dengan Sepsi OSK antara lain perusahaan asal Hungaria seperti Gyermelyi, OTP Bank, dan MOL.
Antara tahun 2017 dan 2018, Sepsi OSK menerima total dana sebesar 2 miliar forint Hungaria dari pemerintah Hungaria untuk pengembangan infrastruktur klub. Dana tersebut setara dengan sekitar 6 juta euro dan digunakan untuk pembangunan pusat pembinaan usia muda serta stadion baru.[11]
Stadion
Stadion Municipal
Sepsi OSK menggelar pertandingan kandangnya di Stadion Municipal di Sfântu Gheorghe. Stadion ini terletak di kawasan Simeria dan memiliki kapasitas 5.200 tempat duduk. Setelah promosi Sepsi OSK ke Liga I, Stadion Municipal belum memenuhi persyaratan lisensi Liga I. Akibatnya, Sepsi OSK harus memainkan seluruh pertandingan kandang pada paruh musim gugur 2017 di Stadion Silviu Ploeșteanu, Brașov,[12] serta dua pertandingan kandang pertama tahun 2018 di Stadion Ilie Oană, Ploiești.[13]
Sementara itu, pada tahun 2017 struktur tribun diperkuat untuk menopang kabin televisi dan radio. Pada tahun yang sama, kapasitas tempat duduk juga ditambah sebanyak 1.500 kursi yang disumbangkan kepada Sepsi OSK dari Stadion Ferenc Puskás yang dibongkar.[14] Sistem lampu sorot lama milik DAC juga disumbangkan kepada Sepsi OSK dan dipasang di stadion pada tahun 2018.[15] Hasilnya, Sepsi OSK dapat memainkan pertandingan Liga I pertamanya di Sfântu Gheorghe pada 19 Maret 2018.[16] Kepemilikan stadion kemudian dialihkan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Rumania kepada Dewan Kota Sfântu Gheorghe pada tahun 2019.[17]
Stadion Sepsi OSK
Pembangunan stadion baru berstandar UEFA Kategori 4 dengan kapasitas 8.450 tempat duduk dimulai pada musim panas 2018 di sebuah lahan dekat Sepsi Arena.[18] Stadion baru Sepsi OSK tersebut resmi dibuka pada tahun 2021 melalui pertandingan liga melawan FC Voluntari.[19]
Sebagai tim pertama dari Provinsi Covasna—wilayah dengan mayoritas etnis Székely atau Hungaria—yang berhasil promosi ke kasta tertinggi sepak bola Rumania, Sepsi OSK mendapatkan dukungan luas dari komunitas Hungaria di seluruh Rumania. Pada musim 2018–19, jumlah penonton pertandingan kandang berkisar antara 2.000 hingga 3.500 orang, dengan rata-rata 2.682 penonton per pertandingan.
Satu-satunya kelompok pendukung terorganisasi yang diketahui dari klub ini bernama Székely Légió, yang dalam bahasa Hungaria berarti “Legiun Székely”. Kelompok ini menelusuri asal-usulnya dari para pendukung klub Olt Sport Klub yang telah bubar pada era 1970-an.[20] Anggota kelompok ini dikenal selalu menunjukkan dukungan mereka kepada Sepsi OSK melalui nyanyian sebelum, selama, dan setelah pertandingan, tanpa memandang hasil akhir laga.[20]