Sumber: 1 Raja–raja 4:7–29
Salomo mempunyai dua belas orang kepala daerah[3] atas seluruh Israel yang harus menjamin makanan raja dan seisi istananya: adalah tanggungan tiap-tiap kepala daerah untuk menjamin makanan selama sebulan dalam setahun.
tanah Sihon, raja orang Amori, dan tanah Og, raja Basan;
19
rumah: di tanah Gilead. Dialah satu-satunya kepala daerah yang ada di tanah itu.
Ayat 24
Sebab ia berkuasa atas seluruh tanah di sebelah sini sungai Efrat, mulai dari Tifsah sampai ke Gaza, dan atas semua raja di sebelah sini sungai Efrat; ia dikaruniai damai di seluruh negerinya.[4]
Selama pemerintahan Salomo, Israel sebagai bangsa mencapai puncak kuasa, kedamaian, dan kemakmurannya (1 Raja–raja 4:20–28). Secara politik dan ekonomi masa pemerintahan Salomo menjadi suatu sukses; akan tetapi, secara rohani tergelincirnya Salomo ke dalam penyembahan berhala menjadikan masa pemerintahannya dianggap suatu kegagalan (1 Raja–raja 11:1–8).[5]
Ayat 32
Ia menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima.[6]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑"Kepala daerah" atau gubernur (bahasa Ibrani:נִצָּבִים֙code: he is deprecated , nitzabim; bentuk jamak dari "natzab" artinya "menyusun; mendirikan")