BYD Respons Kasus Mobil Ambrol Terjang Banjir, Apa Kata Mereka?
BYD Respons Kasus Mobil Ambrol Terjang Banjir, Apa Kata Mereka? Pasca-video viral yang menunjukkan komponen mobil BYD Tang copot saat menerjang banjir di China, PT BYD Motor Indonesia akhirnya memberikan respons. Dalam video yang beredar, SUV BYD tersebut berhenti di tengah banjir dengan lampu hazard menyala dan sebuah komponen logam besar terlihat di belakang kendaraan. Banyak spekulasi yang beredar tentang penyebab kejadian tersebut. Momen Penentu di Menit Akhir Video yang viral tersebut menunjukkan komponen besar yang terlepas dari bagian bawah mobil BYD Tang. Banyak netizen yang menyebut komponen yang terlepas tersebut adalah unit motor penggerak listrik belakang kendaraan. Namun, video tersebut tidak menjelaskan komponen apa yang terlepas atau penyebabnya. Apa yang Terjadi Menurut Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, pihak BYD sudah mendapatkan hasil investigasi tentang penyebab kejadian. “Kendaraan mengalami benturan keras pada bagian bawah (underbody) di mana penutup lubang saluran air di tengah jalan tersebut dalam kondisi terangkat saat terendam air dan membentur langsung bagian komponen di bawah kendaraan. Diduga fisik dan material penutup serta kondisi benturan sangat keras menyebabkan komponen tersebut sampai terlepas,” kata Luther dalam keterangan tertulisnya. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Dari hasil investigasi, diketahui bahwa BYD sudah memperingatkan kepada pemilik kendaraan terkait banjir yang melanda Shenyang, China. Wakil Presiden Eksekutif BYD, He Zhiqi, mengatakan bahwa peringkat tahan air baterai Blade BYD dirancang untuk memberikan perlindungan keselamatan darurat, bukan untuk mendorong pengemudi sengaja memasuki jalan yang tergenang banjir. Selain itu, peringkat IP67 dan IP68 pada paket baterai menunjukkan ketahanan terhadap masuknya air dalam kondisi pengujian tertentu. Apa Artinya Ini ke Depan? Kejadian ini dipastikan tidak berkaitan dengan kualitas pada produk, murni kecelakaan dan tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, BYD menyarankan pengemudi untuk menghindari jalan yang tergenang banjir sebisa mungkin. Mereka mencatat bahwa air yang dalam dapat merusak panel bodi, komponen bawah bodi, dan sistem kendaraan lainnya, meskipun baterai dan sistem tegangan tinggi tetap terlindungi. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh BYD Tang merupakan salah satu kendaraan listrik yang populer di pasar global. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan keamanan dan kualitas kendaraan listrik. Dengan demikian, BYD dan produsen kendaraan listrik lainnya harus terus meningkatkan kualitas dan keamanan produk mereka untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/mobil-listrik/d-8574929/klarifikasi-byd-soal-komponen-mobil-ambrol-saat-terjang-banjir, without altering the facts of the original article.