Wuling Buka-bukaan Soal Pabrik Canggih di China, Apakah RI Berikutnya?
Wuling membuka tirai pabrik canggih mereka di China, memperlihatkan bagaimana mereka mengaplikasikan teknologi terbaru dalam proses manufaktur. Pabrik pintar Intelligent Island Manufacturing System (I2MS) ini sudah beroperasi sejak November 2025. Sistem ini memungkinkan proses perakitan mobil yang lebih efisien dan fleksibel. Wuling juga berencana menerapkan konsep pabrik canggih ini di Indonesia.
Teknologi Canggih di Balik Produksi
Pabrik I2MS memiliki luas area sekitar 3 juta meter persegi dan merupakan hasil proyek yang dimulai sejak 2012 dengan investasi awal sekitar RMB 1,1 miliar. Sistem pabrik ini menggunakan pos-pos atau ‘pulau kerja’ terpisah dengan mayoritas menggunakan robot otonom. Troli otonom digunakan untuk mengangkut komponen dari satu titik ke titik lain tanpa terburu-buru. Lengan robot juga digunakan untuk memasangkan suku cadang ke mobil. Semua proses ini diatur oleh kecerdasan buatan (AI) buatan Wuling sendiri, yaitu Excellence Operation AI (EOAI).
Dengan penerapan sistem I2MS, Wuling melaporkan bahwa efisiensi manufaktur mereka naik 30% dan siklus riset dan pengembangan produk dipangkas hingga 43% lebih cepat. Pabrik ini juga mampu memproduksi 24 model kendaraan berbeda secara bercampur dalam waktu bersamaan tanpa harus berhenti dan bongkar pasang lini setiap kali berganti model.
Mengapa Wuling Melakukan Ini?
Wuling melakukan ini untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas produksi mereka. Dengan menggunakan teknologi AI dan robot otonom, mereka dapat memproduksi kendaraan dengan lebih cepat dan akurat. Selain itu, penerapan sistem I2MS juga memungkinkan Wuling untuk memproduksi berbagai model kendaraan secara bersamaan tanpa harus melakukan perubahan besar pada lini produksi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Penerapan sistem I2MS oleh Wuling dapat menjadi contoh bagi industri otomotif lainnya. Dengan menggunakan teknologi canggih, Wuling dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi mereka. Selain itu, rencana Wuling untuk menerapkan konsep pabrik canggih ini di Indonesia dapat membantu meningkatkan industri otomotif di negara tersebut.
Menurut Vice President SGMW Han Dehong, Wuling akan melakukan modifikasi pabrik di Jakarta, Indonesia secara bertahap untuk menerapkan sistem I2MS. Pengembangan berikutnya akan mencakup penerapan komputasi AI serta sistem manufaktur berbasis island pada lini perakitan hingga pengelasan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Wuling masih memiliki jalan panjang untuk menerapkan sistem I2MS di semua pabrik mereka. Namun, dengan keberhasilan mereka di China, Wuling dapat menjadi contoh bagi industri otomotif lainnya. Dengan terus meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, Wuling dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/mobil-listrik/d-8560579/mengintip-pabrik-canggih-wuling-di-china-mau-diterapkan-di-ri, without altering the facts of the original article.