Waspada! 5 Aplikasi Android Populer Ini Ternyata Tak Direkomendasikan Ahli

Waspada pengguna Android! Lima aplikasi populer yang diunduh jutaan kali ternyata tidak direkomendasikan oleh ahli keamanan dan privasi. Aplikasi-aplikasi ini memiliki masalah privasi, keamanan, atau fitur yang sebenarnya sudah tersedia di Android. Berikut adalah daftar aplikasi yang sebaiknya dihindari.

Turbo VPN: Aplikasi VPN yang Berpotensi Bahaya

Turbo VPN adalah salah satu aplikasi VPN yang paling populer, dengan jutaan unduhan di Play Store. Namun, ahli keamanan mengingatkan bahwa aplikasi ini tidak memiliki rekam jejak yang bersih. Selama bertahun-tahun, telah ada beberapa laporan tentang praktik data yang dipertanyakan dan hubungannya dengan entitas yang berbasis di China. “Sejujurnya, Turbo VPN hanyalah satu contoh. Saya rasa hal yang sama berlaku untuk sebagian besar VPN gratis yang menawarkan data tak terbatas. Itu karena menjalankan layanan VPN tidak murah, jadi jika Anda tidak membayarnya, perusahaan tersebut mendapatkan keuntungannya di tempat lain,” terang Pankil Shah, Hardware Engineer di Cisco Systems.

LastPass: Aplikasi Pengelola Kata Sandi yang Tidak Direkomendasikan

LastPass adalah aplikasi pengelola kata sandi yang populer, namun Shah tidak lagi mempercayainya. Menurutnya, karena beberapa masalah yang dialami LastPass beberapa tahun terakhir. “Masalah terbesar dengan LastPass adalah rekam jejak keamanannya. Pelanggaran keamanan tahun 2022 sangat serius. Dalam insiden tersebut, penyerang berhasil mencuri data pelanggan dan bahkan mendapatkan akses ke arsitektur keamanan LastPass,” kata Shah. Memang, tidak ada pengelola kata sandi yang sepenuhnya kebal terhadap serangan semacam itu. Kendati demikian, yang membuat LastPass sulit direkomendasikan ialah karena pelanggaran keamanan tahun 2022 bukanlah kejadian yang terisolasi.

Truecaller: Aplikasi yang Mengumpulkan Data Pengguna

Aplikasi Truecaller membantu mengidentifikasi penelepon yang tidak dikenal, memblokir spam, dan dapat menyelamatkan user dari menjawab panggilan telemarketing di waktu yang tak pas. Alasan mengapa aplikasi ini bekerja dengan sangat baik adalah karena telah membangun basis data besar menggunakan informasi yang disumbangkan oleh penggunanya. Namun, masalah terbesar dengan Truecaller adalah pengumpulan data pengguna yang masif. “Masalah terbesar saya dengan Truecaller adalah pengumpulan data pengguna yang sangat luas. Mereka mengumpulkan data pengguna untuk membangun basis data besar, namun hal ini juga berpotensi membahayakan privasi pengguna,” kata Shah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya aplikasi-aplikasi yang tidak direkomendasikan oleh ahli keamanan dan privasi, pengguna Android harus lebih waspada dalam memilih aplikasi yang diunduh. Pastikan untuk memeriksa rekam jejak keamanan dan privasi aplikasi sebelum mengunduhnya. Jangan hanya melihat jumlah unduhan atau rating aplikasi, karena hal ini tidak selalu menjamin keamanan dan privasi aplikasi. “Lebih penting lagi, ada banyak aplikasi pengelola kata sandi yang jauh lebih baik daripada LastPass. Saya pribadi menggunakan Bitwarden karena bersifat open-source dan terjangkau hanya dengan $20 per tahun,” ujar Shah.

Dalam beberapa tahun terakhir, keamanan dan privasi aplikasi telah menjadi perhatian utama bagi pengguna Android. Dengan meningkatnya jumlah aplikasi yang tersedia di Play Store, pengguna harus lebih selektif dalam memilih aplikasi yang diunduh. Ahli keamanan dan privasi mengingatkan bahwa keamanan dan privasi aplikasi tidak hanya bergantung pada jumlah unduhan atau rating aplikasi, namun juga pada rekam jejak keamanan dan privasi aplikasi tersebut.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh pengguna Android adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan privasi aplikasi. Dengan demikian, pengguna dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih aplikasi yang diunduh dan menggunakan aplikasi tersebut dengan lebih aman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://inet.detik.com/security/d-8577673/5-aplikasi-yang-tak-direkomendasikan-ahli-android-meski-jutaan-diunduh, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *