VinFast Indonesia Gandeng Dua Perusahaan untuk Daur Ulang Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Momen Penentu di Bidang Pengelolaan Limbah Baterai

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan bahwa pengelolaan limbah baterai akan dilakukan bersama dua mitra strategis yang berpengalaman di bidang teknologi baterai. “Ya, recycling baterai tentunya kami bekerjasama dengan beberapa vendor ya. Ada Gotion lalu ada CATL,” kata Rinaldi saat ditemui di Jakarta belum lama ini. Menurut Rinaldi, kedua perusahaan tersebut akan bertanggung jawab dalam proses pengelolaan dan daur ulang limbah baterai kendaraan listrik VinFast di Indonesia.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, VinFast Indonesia memilih bekerja sama dengan perusahaan yang telah berpengalaman di industri baterai global untuk memastikan proses pengelolaan limbah baterai dilakukan dengan aman dan efisien. Kedua, kerja sama ini menjadi salah satu langkah VinFast membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Ketiga, VinFast tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan kemampuan mendaur ulang baterai secara mandiri di masa depan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kerja sama dengan Gotion dan CATL menjadi salah satu langkah VinFast membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Selain menghadirkan produk dan memperluas jaringan layanan, pengelolaan limbah baterai juga menjadi aspek penting untuk mendukung siklus hidup kendaraan listrik agar lebih ramah lingkungan. Dengan menggandeng perusahaan yang telah berpengalaman di industri baterai global, VinFast berharap proses pengelolaan limbah baterai ini dapat berjalan aman, efisien, dan sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

VinFast Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk mengembangkan kemampuan mendaur ulang baterai secara mandiri. Rinaldi berkata, perusahaan akan terlebih dahulu mempelajari proses dan teknologi yang digunakan sebelum memutuskan membangun fasilitas atau kemampuan sendiri. “Ke depannya bukan tidak mungkin kami akan mengelola, sambil kita mempelajari pola bagaimana kita me-recycle baterai. Karena tentu kita nggak mau gegabah untuk buru-buru langsung me-recycle baterai sendiri. Kami tentunya akan lakukan riset dulu. Dan saat ini partner yang paling strategis dengan kami adalah CATL dan Gotion,” jelasnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/mobil-listrik/d-8561571/daur-ulang-limbah-baterai-vinfast-indonesia-kerja-sama-dengan-2-perusahaan-ini, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *