Universitas Muslim Yogyakarta Masuk Peringkat 240 Dunia, Rasio Dosen Asing Unggul
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencatatkan prestasi gemilang dengan masuk dalam peringkat 240 dunia berdasarkan indikator rasio dosen asing dalam QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Peringkat ini melonjak 35 peringkat dari tahun sebelumnya, menjadikan UMY sebagai satu-satunya universitas dari Indonesia yang berhasil menembus jajaran 250 besar global untuk indikator tersebut.
Prestasi Gemilang UMY
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi internasionalisasi yang diterapkan universitas. UMY telah memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan berbagai mitra luar negeri untuk membuka peluang bagi akademisi dan peneliti internasional bergabung sebagai dosen. “Kami memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan berbagai mitra luar negeri untuk membuka peluang bagi akademisi dan peneliti internasional untuk bergabung sebagai international staff,” kata Achmad.
Dengan langkah kerja sama ini, variasi perspektif keilmuan dari berbagai belahan dunia hadir di kampus UMY. UMY menempati posisi pertama untuk indikator International Faculty Ratio di antara 20 universitas di Indonesia yang masuk dalam ranking QS WUR 2027, melampaui universitas negeri dan swasta yang selama ini mendominasi pemeringkatan nasional dan internasional.
Strategi Meningkatkan Kualitas
Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Slamet Riyadi, menambahkan bahwa perluasan jejaring internasional menjadi kunci yang akan terus dikembangkan. Saat ini, UMY sedang memperluas jangkauan international staff atau dosen asing dari berbagai benua. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keahlian khusus dari berbagai budaya akademik di luar negeri hadir di UMY, tidak hanya dalam pengajaran, tapi juga dalam penelitian.
Melalui dosen asing yang juga melakukan penelitian, UMY memperkuat penelitian inovasi hingga tahap hilirisasi. “Melalui dosen asing yang juga melakukan penelitian, kami memperkuat penelitian inovasi hingga tahap hilirisasi,” imbuh Slamet.
Dampak dan Arti bagi UMY
Keberhasilan UMY dalam meningkatkan rasio dosen asing berdampak signifikan pada kualitas pendidikan dan penelitian. Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global UMY, Mega Hidayati, menyatakan bahwa kehadiran dosen internasional di UMY berkontribusi dalam meningkatkan inklusivitas pengajaran yang memperkaya pengalaman dan perspektif akademik mahasiswa, memperkuat kualitas riset, dan memperluas kolaborasi global.
Beberapa indikator penilaian dalam QS WUR yang diraih UMY tercatat naik di tahun 2027, dengan beberapa indikator yang mengalami kenaikan signifikan. Persentase kenaikan Employer Reputation sebesar 83 persen, dan kenaikan di dua indikator International Research Network dan Employment Outcomes pun masing-masing sebesar 100 persen.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Prestasi ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi UMY, namun perjalanan panjang masih harus ditempuh untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Dengan strategi internasionalisasi yang terus diperkuat, UMY berkomitmen untuk menjadi universitas berkelas dunia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110276/rasio-dosen-asing-umy-ungguli-ptn-masuk-peringkat-240-dunia, without altering the facts of the original article.