Trump Bocorkan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negosiasi antara AS dan Iran yang berlangsung di Qatar menunjukkan perkembangan positif. Hal ini membuat harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Rabu. Kontrak minyak mentah Brent yang menjadi acuan global turun 1,9% dan ditutup di level US$ 71,57 per barel.
Momen Penentu di Menit Akhir
Trump mengaku optimistis proses diplomasi dengan Iran terus menunjukkan kemajuan, khususnya terkait isu program nuklir Teheran. “Sejauh ini semuanya berjalan baik. Proses denuklirisasi Iran bergerak ke arah yang positif,” kata Trump kepada wartawan. “Mereka telah mengadakan pertemuan yang sangat baik, dan kita lihat saja nanti hasilnya,” lanjutnya.
Pernyataan Trump muncul setelah menantunya, Jared Kushner, bersama utusan khusus AS Steve Witkoff, tiba di Doha, Qatar, pada Selasa untuk mengikuti pembicaraan tidak langsung dengan Iran. Juru bicara pemerintah Qatar menjelaskan, delegasi Amerika Serikat berkomunikasi melalui mediator dan tidak melakukan pertemuan langsung dengan perwakilan Iran.
Apa yang Terjadi Sebelumnya?
Negosiasi tersebut berlangsung setelah ketegangan antara kedua negara kembali meningkat pada akhir pekan lalu. Bentrokan itu sempat mengancam gencatan senjata selama 60 hari yang sebelumnya disepakati. Menurut laporan, Iran menembakkan rudal ke dua kapal dagang, sedangkan Amerika Serikat membalas dengan menyerang sejumlah target di wilayah Iran.
Sebelumnya, pada 17 Juni 2026, kedua negara berhasil menyepakati nota kesepahaman berisi 14 poin untuk menghentikan sementara konflik yang sempat mengganggu arus distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz. Selat Hormuz yang berada di antara Oman dan Iran merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan adanya perkembangan positif dalam negosiasi antara AS dan Iran, pelaku pasar tetap menilai prospek pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah akan membaik. Analis ING, Warren Patterson dan Ewa Manthey, mengatakan pasar minyak masih bersikap optimistis terhadap pemulihan pasokan meskipun ketegangan antara AS dan Iran sesekali kembali meningkat.
Jika tren peningkatan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz terus berlanjut, kondisi itu dapat menjadi faktor yang menekan harga minyak. “Jika tren ini semakin cepat, maka hal tersebut akan menjadi hambatan yang jelasâbahkan berpotensi menjadi tantangan langsungâterhadap pandangan kami bahwa harga minyak seharusnya naik dari level saat ini,” tutup mereka.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, perhatian dunia tertuju pada perkembangan selanjutnya dalam negosiasi antara AS dan Iran. Apakah kesepakatan damai dapat dicapai, ataukah ketegangan akan kembali meningkat? Jawabannya masih belum pasti, namun satu hal yang jelas: harga minyak dunia akan terus dipengaruhi oleh dinamika politik di Timur Tengah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8155196/harga-minyak-dunia-turun-usai-trump-bocorkan-perkembangan-negosiasi-as-iran, without altering the facts of the original article.