Toprak Razgatlioglu: Motor MotoGP 850 cc Mirip Motor WSBK, Sensasinya Beda

Uji Coba yang Menjanjikan

Pada uji coba pekan lalu, Toprak Razgatlioglu mendapatkan kesempatan untuk menjajal motor MotoGP Yamaha dengan mesin 850 cc. Dalam sesi uji coba tersebut, ia berhasil mencatatkan waktu lap yang cukup impresif. “Saya senang setelah tes ini,” ungkap Toprak. “Kami memang belum sepenuhnya siap 100% dengan motor baru ini, tetapi kami sudah menguji (mesin) 850 (cc) dan ban baru, Pirelli. Dan hasilnya sudah sangat positif,” tambahnya.

Perbandingan dengan Motor WSBK

Toprak Razgatlioglu juga membandingkan motor MotoGP 850 cc dengan motor WSBK yang pernah ia kendarai sebelumnya. Menurutnya, feeling berkendara motor MotoGP 850 cc mirip seperti ketika ia mengendarai motor WSBK. “Saat saya mengendarai motor, setiap sesi saya merasa jauh lebih baik, terutama pada ban depan,” katanya. Brno sebenarnya bukan trek yang membutuhkan pengereman keras, tapi ia sudah merasa sangat nyaman.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa uji coba ini penting? Ini karena Toprak Razgatlioglu merupakan salah satu pebalap yang akan menggunakan motor MotoGP 850 cc musim depan. Dengan hasil yang positif dalam uji coba ini, ia merasa termotivasi untuk meningkatkan performanya. “Kenapa tidak? Saya jadi termotivasi ketika melihat hasil tes positif,” ujarnya. Dampaknya, ia berharap dapat terus belajar dan berkembang pesat dalam kompetisi mendatang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah menunjukkan hasil yang menjanjikan, Toprak Razgatlioglu mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. “Tenaganya lebih rendah karena dari 1.000 cc ke 850 cc. Saya merasa sangat lambat. Setelah keluar dari tikungan, saat Anda memasukkan gigi ketiga atau keempat,” ungkapnya. Namun, dengan semangat yang tinggi dan dukungan tim, ia optimis dapat menghadapi tantangan ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/otosport/d-8551841/toprak-sebut-sensasi-motor-motogp-850-cc-seperti-motor-wsbk, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *