Tito Minta Pemda Manfaatkan Teknologi untuk Kebijakan Tepat Sasaran, Ini Caranya

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan teknologi dalam penyusunan kebijakan daerah, terutama dengan menggunakan Data Terintegrasi Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan memanfaatkan DTSEN, Pemda dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Tito Minta Pemda Manfaatkan DTSEN

Tito Karnavian menegaskan bahwa penyusunan kebijakan daerah perlu didasarkan pada data terbaru mengingat berbagai indikator sosial dan ekonomi masyarakat terus bergerak dinamis. Menurutnya, pemanfaatan DTSEN dapat diimplementasikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penyaluran bantuan sosial, Program 3 Juta Rumah, hingga berbagai kebijakan lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Ini mohon kalau bisa dimanfaatkan oleh para pengambil kebijakan, baik para bupati, wali kota, gubernur, dalam rangka untuk membuat kebijakan yang berhubungan dengan daerah masing-masing,” tegasnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Progres Sensus Ekonomi, Rilis DTSEN Versi 3 Tahun 2026, dan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah.

Apa yang Terjadi?

BPS telah merilis DTSEN Versi 3 Tahun 2026 berdasarkan hasil pemutakhiran data terbaru. DTSEN tersebut mencakup 290.125.073 individu dan 95.980.577 keluarga. Data tersebut juga telah direkonsiliasi bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tito Karnavian juga meminta Pemda mengundang BPS di masing-masing daerah untuk memaparkan substansi DTSEN Versi 3 Tahun 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan penyusunan kebijakan di daerah didasarkan pada data yang telah dimutakhirkan dan memiliki tingkat akurasi yang lebih baik.

Mengapa dan Dampak

Mengapa pemanfaatan DTSEN sangat penting? Menurut Tito Karnavian, hal ini karena berbagai indikator sosial dan ekonomi masyarakat terus bergerak dinamis. Oleh karena itu, penyusunan kebijakan daerah perlu didasarkan pada data terbaru untuk memastikan kebijakan yang diambil efektif dan tepat sasaran.

Dampaknya, dengan memanfaatkan DTSEN, Pemda dapat membuat kebijakan yang lebih akurat dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan DTSEN juga dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya dalam penyusunan kebijakan daerah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan DTSEN, BPS dan Kemendagri akan terus berkoordinasi dengan Pemda untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, BPS juga akan terus melakukan pemutakhiran data untuk memastikan bahwa DTSEN tetap akurat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, diharapkan pemanfaatan DTSEN dapat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas kebijakan daerah dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8572165/tito-ajak-pemda-manfaatkan-dtsen-versi-3-buat-susun-kebijakan-tepat-sasaran, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *