TikTok Hadirkan AI Symphony dan Dreamina, Bantu UKM Kreasikan Konten dengan Mudah
TikTok menghadirkan solusi kreatif berbasis AI untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menciptakan konten yang efektif. Melalui tema ‘Mini Moments, Max Impact’ dalam TikTok Apps Summit 2026 di Singapura, TikTok meluncurkan rangkaian solusi kreatif berbasis AI untuk memangkas batasan produksi konten. Salah satu kendala utama para pengiklan baru adalah tingginya biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi konten video dalam jumlah besar demi menjaga awareness.
TikTok Symphony dan Dreamina: Solusi Kreatif Berbasis AI
TikTok mengintegrasikan lini kreatif TikTok Symphony dengan alat kreasi visual Dreamina. Kolaborasi teknologi ini membantu pelaku usaha mengelola seluruh siklus periklanan, mulai dari pencarian konsep, penyusunan skrip (scripting), pembuatan alur cerita (storyline), hingga tahap pelaporan performa iklan. Dengan bantuan AI, seorang pengusaha kecil yang hanya memiliki dua hingga tiga karyawan tetap mampu memproduksi hingga 100 video per bulan.
Mengapa TikTok Meluncurkan Solusi Kreatif Berbasis AI?
Menurut Head of APAC Business Marketing Strategy TikTok, Christopher Junaidi, salah satu kendala utama para pengiklan baru adalah tingginya biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi konten video dalam jumlah besar demi menjaga awareness. Dengan solusi kreatif berbasis AI, TikTok bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah dalam menciptakan konten yang efektif dan efisien.
Dampak dan Apa Artinya ke Depan?
Dengan solusi kreatif berbasis AI, pelaku usaha kecil dan menengah dapat memproduksi konten yang efektif dan efisien. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan dampak usaha mereka. Selain itu, TikTok juga menyediakan fitur AI Summary di dalam Symphony, serta sistem manajemen otomatisasi kerja untuk membantu mengoptimalkan kampanye pemasaran secara mandiri.
Namun, di balik kecanggihan AI yang ditawarkan, TikTok menyadari adanya risiko penyalahgunaan teknologi, seperti maraknya fenomena deepfakes atau video ulasan produk berbasis AI yang manipulatif. Oleh karena itu, TikTok menekankan komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi dan keamanan digital secara ketat lewat tiga lapisan pelindung.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam menjalankan solusi kreatif berbasis AI, TikTok harus memastikan bahwa teknologi yang ditawarkan tidak disalahgunakan. Oleh karena itu, TikTok menekankan tanggung jawab penuh pada pengunggah video. Pengiklan harus memastikan mereka telah mengantongi izin resmi terhadap seluruh aset, wajah, maupun logo yang dimodifikasi menggunakan AI sebelum ditayangkan. Dengan demikian, TikTok dapat memastikan bahwa solusi kreatif berbasis AI yang ditawarkan dapat digunakan dengan aman dan efektif.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/tekno/read/8170895/tiktok-benamkan-ai-symphony-dan-dreamina-untuk-mudahkan-ukm-bikin-konten, without altering the facts of the original article.