Ruben Neves Ungkap Isi Chat dengan Diogo Jota di WhatsApp, Bikin Terkesan
Ruben Neves, gelandang berusia 29 tahun, masih merasakan kehilangan besar terhadap sahabatnya, Diogo Jota, yang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis hampir setahun yang lalu. Neves mengungkapkan bahwa dia masih berkomunikasi dengan Jota melalui grup WhatsApp yang juga beranggotakan istri mendiang, Rute Cardoso. “Saya masih berbicara dengannya. Hanya sedikit orang yang mengetahui hal ini,” ujar Neves dalam wawancara dengan program “Alta Definicao” di SIC.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut laporan, ban mobil yang mereka tumpangi pecah hingga kendaraan keluar dari jalan, menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Jota dan Andre Silva. Keduanya meninggal dunia dalam insiden tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan setim, dan dunia sepak bola. Prosesi pemakaman digelar di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal, dan dihadiri sejumlah mantan rekan setim Jota.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Neves juga menyebut hari setelah menerima kabar meninggalnya Jota sebagai hari paling berat dalam hidupnya. Pengakuan Neves muncul tidak lama setelah Rute Cardoso mengenang hari jadi pernikahan mereka. Jota dan Rute resmi menikah pada 22 Juni 2025, hanya sekitar sepekan sebelum kecelakaan tragis yang merenggut nyawa sang pemain. Keduanya telah menjalin hubungan lebih dari satu dekade dan dikaruniai tiga orang anak.
Untuk memperingati hari jadi pernikahan, Rute membagikan video pidato Jota saat resepsi melalui Instagram. “Dunia mungkin tahu ke mana masa depan akan membawa kami, mungkin ada seseorang di sini yang lebih tahu daripada saya. Namun, yang pasti, saya tidak tahu dan itu tidak penting selama saya bersamamu. Aku akan mencintaimu selamanya, Branquinha,” ucap Jota dalam video tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Timnas Portugal juga terus mengenang jasa Diogo Jota selama tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Skuad asuhan Roberto Martinez mengenakan gelang khusus yang memuat nama seluruh anggota tim, termasuk nama Diogo Jota, sebagai bentuk penghormatan. Gelang tersebut diberikan langsung oleh Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, sebelum turnamen dimulai.
Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, menjelaskan bahwa para pemain diberi kebebasan untuk mengenakan gelang tersebut. “Pada dasarnya, ketika kami bertemu Perdana Menteri, beliau memberikan gelang ini kepada kami. Gelang itu dibuat agar bisa dipakai saat pertandingan. Di dalamnya terdapat nama semua pemain, termasuk nama spesial Diogo Jota,” kata Vitinha.
“Beliau membebaskan kami untuk memilih apakah ingin memakainya atau tidak, baik saat beraktivitas maupun ketika bertanding. Kami menerimanya dengan penuh rasa hormat dan memutuskan untuk mengenakannya,” lanjutnya.
Ruben Neves dan timnas Portugal akan terus mengenang jasa Diogo Jota dalam setiap pertandingan dan momen spesial. Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Jota akan selalu menjadi kenangan yang berat bagi keluarga, rekan setim, dan dunia sepak bola.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/inggris/read/8055976/menyentuh-ruben-neves-masih-berbicara-dengan-diogo-jota-lewat-whatsapp, without altering the facts of the original article.