Piala Dunia 2026 Jadi Sumber Emisi Terbesar, Bukan Pertandingan Melainkan Perjalanan Wisata

Piala Dunia 2026 Jadi Sumber Emisi Terbesar, Bukan Pertandingan Melainkan Perjalanan Wisata

Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen olahraga dengan jejak karbon terbesar dalam sejarah. Ajang tersebut berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang merupakan lokasi pertandingan besar pertama kalinya. Amerika Serikat bahkan mengalami gelombang panas ekstrem pada akhir pekan 4 Juli, sementara cuaca panas kembali terjadi saat laga final berlangsung.

Menurut studi terbaru, melansir Earth.com, Senin, 20 Juli 2026, Piala Dunia tahun ini diperkirakan menghasilkan sekitar 4,2 juta metrik ton emisi karbon dioksida. Lebih dari 80 persen emisi tersebut berasal dari perjalanan penonton menuju lokasi pertandingan, dengan transportasi udara menjadi penyumbang terbesar.

Mengapa Piala Dunia 2026 Menjadi Sumber Emisi Terbesar?

Penyebab utamanya bukan berasal dari jalannya pertandingan di lapangan, melainkan mobilitas jutaan suporter yang melakukan perjalanan ke stadion dari berbagai belahan dunia. Perjalanan penonton ini tidak hanya memakan waktu dan biaya, tetapi juga menghasilkan emisi karbon yang signifikan.

Transportasi udara menjadi penyumbang terbesar emisi karbon di Piala Dunia 2026. Suporter dari seluruh dunia berkumpul di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko untuk menyaksikan pertandingan, sehingga membutuhkan transportasi udara yang besar untuk membawa mereka ke lokasi.

Dampak Piala Dunia 2026 terhadap Lingkungan

Dampak iklim sebuah turnamen berskala global tidak hanya ditentukan oleh penyelenggaraan pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh perjalanan penonton menuju lokasi. Piala Dunia 2026 menjadi contoh nyata bahwa olahraga internasional dapat memiliki dampak besar terhadap lingkungan.

Lebih dari 80 persen emisi karbon di Piala Dunia 2026 berasal dari perjalanan penonton menuju lokasi. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas penonton menjadi salah satu penyebab utama emisi karbon di turnamen ini.

Penutup

Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen olahraga dengan jejak karbon terbesar dalam sejarah. Dengan melihat dampak emisi karbon yang signifikan, perlu ada upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari turnamen ini. Demikian informasi ini dapat memberikan wawasan tentang dampak lingkungan dari Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8250403/bukan-pertandingan-perjalanan-wisata-piala-dunia-2026-jadi-penyumbang-emisi-terbesar, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *