Mencegah Sarkopenia: 5 Cara Efektif Menjaga Otot Tetap Kuat saat Menua
Sarkopenia merupakan penurunan massa dan kekuatan otot yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia. Kondisi ini dapat mulai muncul sejak usia 30-an dan biasanya semakin cepat setelah usia 60 tahun. Penurunan kekuatan otot akibat sarkopenia dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan atau mengangkat barang. Risiko jatuh dan cedera serius juga meningkat pada penderita kondisi ini.
Apa itu Sarkopenia dan Bagaimana Gejalanya?
Sarkopenia adalah kondisi yang umum terjadi pada lansia, namun bukan tidak bisa dikendalikan. Latihan fisik teratur, nutrisi optimal, dan gaya hidup sehat dapat membantu memperlambat bahkan membalikkan penurunan massa dan kekuatan otot. Penurunan kekuatan otot akibat sarkopenia dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari.
5 Cara Efektif Menjaga Otot Tetap Kuat saat Menua
Berikut adalah 5 cara efektif untuk menjaga otot tetap kuat saat menua. Pertama, melakukan latihan secara teratur dapat membantu mempertahankan dan bahkan membangun massa otot yang hilang seiring bertambahnya usia. Latihan kekuatan atau resistance training sangat penting untuk mempertahankan dan membangun massa otot, sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.
Latihan kekuatan melibatkan penggunaan beban, pita resistansi, atau berat badan sendiri (kalistenik) untuk melatih otot. Contoh latihan kekuatan meliputi squat, push-up, pull-up, angkat beban, dan latihan dengan pita resistansi. Untuk orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan latihan kekuatan setidaknya 2 hari per minggu.
Kedua, nutrisi yang baik, terutama asupan protein dan energi yang cukup, dapat membantu membatasi dan mengobati penurunan massa otot, kekuatan, serta kemampuan fungsional terkait usia. Protein sangat esensial untuk membangun, memperbaiki, dan mempertahankan otot. Orang dewasa yang lebih tua membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa muda karena resistensi anabolik, yaitu kemampuan tubuh untuk menggunakan protein untuk sintesis otot menurun seiring bertambahnya usia.
Mengapa Sarkopenia Perlu Diwaspadai?
Sarkopenia dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan atau mengangkat barang. Risiko jatuh dan cedera serius juga meningkat pada penderita kondisi ini. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan dan pengobatan sarkopenia secara dini.
Dampak Sarkopenia pada Kualitas Hidup
Sarkopenia dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup lansia. Penurunan kekuatan otot dapat memengaruhi kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga lansia menjadi lebih tergantung pada orang lain. Selain itu, sarkopenia juga dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera serius, yang dapat berdampak pada kualitas hidup lansia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam upaya mencegah dan mengobati sarkopenia, diperlukan kesadaran dan komitmen untuk melakukan perubahan gaya hidup sehat. Dengan melakukan latihan fisik teratur, mengonsumsi nutrisi yang seimbang, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, kita dapat memperlambat bahkan membalikkan penurunan massa dan kekuatan otot. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko jatuh dan cedera serius.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/health/read/6803299/cara-menjaga-otot-tetap-kuat-saat-menua-dan-mencegah-sarkopenia, without altering the facts of the original article.