Kemenhub Berencana Besar: Bandara Husein Sutan Palembang Siap Layani Jet Perdana 17 Agustus
Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Jet Perdana 17 Agustus
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara di Palembang, Sumatera Selatan, untuk melayani penerbangan jet. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skenario reaktivasi bandara ini, dengan target waktu operasional yang berbeda. Skenario pertama ditargetkan mulai melayani pesawat jet pada 17 Agustus 2026, sedangkan skenario kedua ditargetkan mencapai operasional penuh pada 17 September 2026.
Apa yang Terjadi
Menurut Lukman, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kemenhub telah menyelesaikan kajian operasional dan safety assessment sebagai dasar pelaksanaan reaktivasi bandara. Selanjutnya, tindak lanjut pemenuhan kesiapan operasional menjadi tanggung jawab PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara. Lukman mendorong PT Angkasa Pura Indonesia untuk mempercepat pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional Bandara Husein Sastranegara. Pada skenario pertama, bandara ini direncanakan melayani penerbangan menggunakan pesawat jet dengan operasi minimal, penerbangan bisnis, dan penerbangan carter dengan dukungan kesiapan infrastruktur dasar.
Mengapa dan Dampak
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara ini penting karena bandara ini memiliki karakteristik khusus dengan landas pacu sepanjang 2.220 x 45 meter serta merupakan bandara yang digunakan secara bersama dengan TNI Angkatan Udara. Dengan demikian, reaktivasi bandara ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penerbangan di wilayah tersebut dan memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. Selain itu, Kemenhub juga berharap bahwa reaktivasi bandara ini dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan di Indonesia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam pelaksanaan reaktivasi bandara ini, Ditjen Hubud akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama PT Angkasa Pura Indonesia, TNI Angkatan Udara, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Lukman berharap bahwa melalui koordinasi yang intensif dan komitmen seluruh pihak, PT Angkasa Pura Indonesia dapat memastikan Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi sesuai target pada masing-masing skenario, dengan tetap menjamin aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan sipil. Dengan demikian, Bandara Husein Sastranegara dapat menjadi salah satu bandara yang siap melayani penerbangan jet di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8571010/kemenhub-tancap-gas-bandara-husein-target-layani-jet-perdana-17-agustus, without altering the facts of the original article.