Kecelakaan Maut Mobil Maung TNI di Exit Tol Slipi, Apa Penyebabnya?

Kecelakaan Maut Mobil Maung TNI di Exit Tol Slipi

Mobil Maung TNI mengalami kecelakaan maut di Exit Tol Slipi pada pagi hari. Kejadian ini menyebabkan dua orang terluka, yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan. Mobil tersebut melaju dari arah Cawang menuju Slipi ketika tiba-tiba hilang kendali dan menabrak separator serta tiang rambu-rambu di lokasi tersebut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan peristiwa terjadi pada pukul 08.30 WIB tadi pagi. Mobil itu mulanya melaju dari arah Cawang menuju Slipi. “Setibanya di TKP tepatnya di offramp Pulo di KM 9.800 (A) tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak separator serta tiang rambu-rambu di lokasi tersebut,” kata Rieki. Diduga kecelakaan tersebut diakibatkan sopir yang mengantuk. “Patut diduga pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep,” katanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan microsleep adalah kondisi pengemudi benar-benar letih. “Microsleep adalah sebuah kondisi di mana otak pengemudi blank karena terlalu lelah akibat tidak beristirahat untuk refresh secara berkala,” jelas Sony. Menurut Sony, untuk mengatasi atau menghindari microsleep, pengendara harus beristirahat cukup agar tak mengalami microsleep. “Biasakan tidur cukup sebelum mengemudi dan istirahat berkala. Ketika saat mengemudi dan badan sudah memberikan sign nguap, pegal-pegal, artinya harus stop dan istirahat, stretching ringan,” saran Sony. Dua orang yang terluka dalam kecelakaan tersebut langsung dievakuasi ke RS AD Ridwan Meuraksa Jakarta Timur. Penumpang 2 orang, laki-laki dan perempuan, laki-laki (luka kedua kaki), perempuan (luka di bagian wajah).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara dan kesadaran akan bahaya mengemudi dalam kondisi lelah. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum mengemudi dan tidak memaksakan diri untuk terus mengemudi apabila sudah merasa lelah. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa yang akan datang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/tips-and-tricks/d-8566957/pelajaran-dari-kecelakaan-mobil-maung-tni-tabrak-tiang-di-exit-tol-slipi, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *