Inovasi Baterai Masa Depan: Penyimpan Energi Natrium CATL Tahan 30 Tahun

Produsen baterai kendaraan listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), meluncurkan sistem penyimpanan energi berumur panjang, Tener Sodium-Ion. Sistem ini dirancang untuk menyimpan daya skala besar dengan kapasitas penyimpanan melebihi 30 megawatt jam (MWh). Dengan desain bongkar-pasang (modular), setiap unit modulnya berbobot kurang dari 42 ton.

Apa Itu Tener Sodium-Ion?

Tener Sodium-Ion adalah sistem penyimpanan energi yang menggunakan teknologi natrium-ion. Sistem ini mampu menyimpan daya skala besar dengan kapasitas penyimpanan melebihi 30 megawatt jam (MWh). Setiap unit modulnya berbobot kurang dari 42 ton, artinya pengguna hanya membutuhkan 34 modul untuk membangun pusat penyimpanan energi berkapasitas total 1 GWh.

Momen Penentu: Peluncuran di Munich, Jerman

CATL meluncurkan Tener Sodium-Ion dalam sebuah acara peluncuran produk di Munich, Jerman. Dalam peluncuran tersebut, CATL mempromosikan sejumlah kecanggihan utama dari sistem penyimpanan energi ini. Pertama, umur pakainya jauh lebih lama dibanding produk sejenis. Tener Sodium-Ion cukup untuk 15 ribu kali isi-ulang pada suhu ruang dan bisa bertahan selama 25-30 tahun sebelum performa baterainya turun ke angka 70 persen.

Mengapa Tener Sodium-Ion Penting?

Tener Sodium-Ion memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya penting. Pertama, umur pakainya yang lama dapat mengurangi biaya operasional dan perawatan. Kedua, sistem ini dirancang dengan keamanan yang tinggi, termasuk anti-meledak dan dapat menahan tekanan fisik hingga 40 persen. Ketiga, Tener Sodium-Ion dapat bekerja maksimal pada suhu minus 20 derajat Celcius, membuatnya cocok untuk digunakan di berbagai lingkungan.

Dampak Tener Sodium-Ion bagi Industri Energi

Keberadaan Tener Sodium-Ion dapat berdampak signifikan bagi industri energi. Dengan kapasitas penyimpanan yang besar dan umur pakai yang lama, sistem ini dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Selain itu, Tener Sodium-Ion juga dapat membantu mengurangi biaya operasional dan perawatan, membuatnya menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

CATL telah membangun rantai pasok lengkap untuk baterai natrium-ion, termasuk kemampuan produksi massal untuk material anoda dan katoda. Perusahaan tersebut sedang memperluas kapasitas produksi dengan fasilitas berkapasitas 40 Gigawatt jam (GWh) di Kota Fuding, serta rencana tambahan kapasitas 160 GWh di Jining. Produk ini kemungkinan masuk ke pasar domestik Cina mulai September 2026, dengan target pengiriman mencapai 1 GWh hingga akhir tahun.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah meluncurkan Tener Sodium-Ion, CATL masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Perusahaan tersebut masih perlu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi. Selain itu, CATL juga perlu terus meningkatkan teknologi dan inovasi untuk tetap kompetitif di industri energi yang terus berkembang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110388/penyimpan-energi-natrium-catl-ini-bisa-tahan-30-tahun, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *