Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Begini Reaksi Menteri Investasi

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Begini Reaksi Menteri Investasi

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji. Pemeriksaan tersebut untuk menguatkan bukti-bukti yang sudah diperoleh sebelumnya. Dito Ariotedjo diperiksa KPK untuk penyidikan terhadap dua tersangka dari pihak swasta.

Momen Penentu di Menit Akhir

KPK menggali keterangan Dito Ariotedjo berkaitan dengan latar belakang pemberian kuota haji tambahan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia. “Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga didalami berkaitan dengan latar belakang pemberian kuota haji tambahan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia, sehingga ini juga mempertebal alat bukti yang sudah diperoleh sebelumnya,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (1/7/2026).

Selain Dito, KPK sempat memeriksa mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief sebagai saksi kasus kuota haji. KPK mendalami pengisian atau penjualan kuota haji tambahan saat memeriksa Hilman. “Ini memang untuk mempertebal berkas penyidikan keempat tersangka, secara khusus dua tersangka dari sisi swasta,” kata dia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pemeriksaan Dito Ariotedjo dan Hilman Latief merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji yang telah mengakibatkan potensi kerugian negara sebesar Rp622 miliar. “KPK memulai penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun 2023-2024 pada 9 Agustus 2025. Selanjutnya, pada 9 Januari 2026, KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka,” ujar Budi Prasetyo.

KPK juga telah menetapkan dua tersangka baru pada 30 Maret 2026, yakni Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia Asrul Aziz Taba. Keduanya kemudian ditahan pada 8 Juni 2026. Dengan pemeriksaan Dito Ariotedjo dan Hilman Latief, KPK berharap dapat memperoleh bukti-bukti tambahan untuk menguatkan kasus dugaan korupsi kuota haji.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus dugaan korupsi kuota haji masih terus diusut oleh KPK. Dengan pemeriksaan Dito Ariotedjo dan Hilman Latief, KPK berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang kasus dugaan korupsi kuota haji. “KPK akan terus mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji hingga tuntas,” ujar Budi Prasetyo.

Dito Ariotedjo setelah menjalani pemeriksaan mengaku diperiksa KPK untuk penyidikan terhadap dua tersangka dari pihak swasta. “Ya, tambah-tambah informasi seputar itu saja. Tadi, yang dibutuhkan penyidik soal yang kemarin kunjungan ke Arab Saudi,” ujarnya. Adapun Hilman tidak berbicara banyak terkait materi pemeriksaannya. “Masih perbuatan ya yang itu-itu saja,” katanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/news/read/8129102/dito-ariotedjo-buka-suara-usai-diperiksa-kpk, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *