Dari Sekolah Rusak ke Semangat Baru: Kisah Murid SMP yang Tak Terhentikan

Siswi SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Naswa Amanda, tak bisa menyembunyikan senyum bahagia dari wajahnya saat melihat bangunan sekolahnya jauh lebih baik setelah mengalami renovasi besar. Program Revitalisasi Satuan Pendidikan telah mengubah sekolah yang selama puluhan tahun belum pernah mengalami renovasi besar menjadi tempat belajar yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. “Sebagai perwakilan dari murid, saya mau mengucapkan terima kasih banyak atas program revitalisasi sekolah kami. Sekarang sekolah kami menjadi jauh lebih baik, aman, nyaman, bersih, dan proses belajar jauh lebih menyenangkan,” ujar Naswa.

Kondisi Sekolah yang Berubah

Naswa masih mengingat kondisi sekolahnya sebelum direvitalisasi. Bangunan sekolah yang berdiri sejak 1990 itu memiliki sejumlah ruang kelas yang rusak, bahkan pernah mengalami plafon roboh hingga membahayakan kegiatan belajar. Fasilitas pendukung, seperti toilet, juga mengalami berbagai kerusakan, mulai dari lantai yang retak, kloset yang pecah, hingga pintu yang rusak. Kini, kondisi tersebut telah berubah. “Sekarang semuanya berubah berkat bantuan dari Bapak Menteri dan Bapak Presiden. Aku dan teman-temanku sekarang bisa belajar di kelas yang nyaman dan bagus,” kata dia.

Bantuan Program Indonesia Pintar

Tak hanya merasakan manfaat dari revitalisasi sekolah, Naswa juga menjadi salah satu penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Naswa mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sehingga ia dapat belajar dengan lebih tenang. “Dulu kalau butuh perlengkapan sekolah, kami sering memikirkan biayanya. Sekarang sudah ada PIP yang membantu. Aku jadi bisa belajar lebih fokus dan semangat. Aku berjanji akan rajin belajar supaya nanti bisa meraih cita-citaku menjadi Polwan,” tutur dia.

Mengapa Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Penting?

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih bermutu melalui penyediaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. “Ini semua adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” terang dia. Program ini juga didukung dengan alokasi anggaran sebesar Rp 99,3 miliar untuk merevitalisasi 101 satuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2025.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan revitalisasi sekolah dan program pendukung lainnya, kualitas pendidikan di Indonesia diharapkan meningkat. “Monitoring kami di banyak sekolah menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar murid karena proses belajar menjadi lebih interaktif dan hidup. Dengan pembelajaran yang semakin baik, kualitas pendidikan juga akan semakin meningkat,” pungkas Abdul Mu’ti. Naswa dan teman-temannya kini dapat menikmati proses belajar yang lebih baik, dan cita-cita mereka untuk meraih kesuksesan di masa depan semakin terbuka lebar.

Kedepannya, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan komitmen yang kuat dan program yang tepat, diharapkan Indonesia dapat memiliki generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/news/read/8205559/tak-lagi-belajar-di-sekolah-rusak-murid-smp-ini-makin-semangat, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *