Ciri-Ciri Awal Kanker Testis yang Harus Diwaspadai, Urolog Beri Penjelasan
Ciri-Ciri Awal Kanker Testis yang Harus Diwaspadai
Kanker testis merupakan salah satu jenis kanker yang dapat menyerang pria, terutama pada usia muda. Gejala awal kanker testis seringkali tidak disadari, namun pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi penyakit ini sejak dini. Menurut Dr. Brahmbhatt, seorang ahli urologi, ciri-ciri awal kanker testis yang harus diwaspadai adalah munculnya benjolan keras pada testis, terutama jika tidak disertai rasa nyeri.
Benjolan pada testis dapat menjadi tanda awal kanker testis, namun tidak semua benjolan pada testis merupakan kanker. Sebagian besar benjolan pada testis adalah kista jinak, namun pemeriksaan tidak boleh ditunda untuk memastikan apakah benjolan tersebut merupakan kanker atau tidak. Dr. Brahmbhatt menyarankan pria untuk melakukan pemeriksaan testis secara berkala, misalnya saat mandi, untuk mengetahui kondisi normal testis masing-masing.
Momen Penentu di Menit Akhir
Suatu hari, seorang pria datang bersama kekasihnya setelah berbulan-bulan merasakan ada benjolan di testis. Si pria sempat mengabaikan gejala tersebut hingga akhirnya dipaksa memeriksakan diri. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan USG, benjolan tersebut dipastikan hanya berupa kista jinak, bukan kanker. Dr. Brahmbhatt mengaku baru pertama kali memeriksa testisnya sendiri saat menjalani pendidikan kedokteran di bagian urologi. Saat itu ia menemukan benjolan kecil dan langsung panik. Setelah diperiksa, benjolan tersebut ternyata hanyalah kista jinak yang kemungkinan sudah ada sejak lahir.
Pemeriksaan mandiri tersebut hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit. Testis memiliki dua fungsi utama, yakni memproduksi sperma dan menghasilkan hormon testosteron yang berperan penting terhadap massa otot, kepadatan tulang, gairah seksual, suasana hati, hingga energi tubuh. Dr. Brahmbhatt menjelaskan beberapa kondisi berikut masih tergolong normal: benjolan kecil, pembengkakan, atau perubahan bentuk testis.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kanker testis merupakan salah satu jenis kanker dengan tingkat kesembuhan tertinggi apabila ditemukan sejak dini. Peluang bertahan hidup dapat mencapai sekitar 99 persen. Karena itu, siapa pun yang menemukan benjolan keras pada testis disarankan segera memeriksakan diri ke dokter, meski tidak merasakan keluhan apa pun. Pemeriksaan fisik, USG, dan tes laboratorium dapat membantu membedakan apakah benjolan tersebut merupakan tumor jinak atau kanker.
Dr. Brahmbhatt juga mengingatkan bahwa tidak semua kelainan pada testis berarti kanker. Pembengkakan yang disertai nyeri, kemerahan, rasa hangat, demam, atau nyeri saat buang air kecil bisa menandakan epididimitis, yaitu peradangan pada epididimis. Kondisi ini umumnya dapat diobati dengan antibiotik, obat antiinflamasi, dan istirahat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Berdasarkan data American Cancer Society, sekitar 9.800 pria di AS diperkirakan akan didiagnosis kanker testis pada 2026. Penyakit ini paling sering menyerang pria usia muda, terutama usia 20 hingga 30 tahun. Oleh karena itu, penting bagi pria untuk melakukan pemeriksaan rutin dan mengetahui ciri-ciri awal kanker testis untuk mencegah dan mengobati penyakit ini sejak dini.
Dengan melakukan pemeriksaan rutin dan mengetahui ciri-ciri awal kanker testis, pria dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi risiko kematian akibat kanker testis. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap kanker testis, serta lakukan pemeriksaan rutin untuk menjaga kesehatan testis kita.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8551451/urolog-ungkap-cara-cek-kanker-di-testis-waspadai-gejala-awal-seperti-ini, without altering the facts of the original article.