Asal Usul Nama Bhayangkara: Pasukan Elite Majapahit yang Jadi Cikal Bakal Polri

Asal Usul Nama Bhayangkara

Pasukan Bhayangkara merupakan salah satu pasukan elite di era Kerajaan Majapahit yang menjadi cikal bakal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Nama Bhayangkara sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang bermakna ‘penjaga’, ‘pengawal’, ‘pengaman’, atau ‘pelindung keselamatan negara dan bangsa’. Bhayangkara memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan kerajaan dari berbagai ancaman internal maupun eksternal. Pasukan ini dibentuk oleh Dyah Wijaya atau Raden Wijaya, pendiri kerajaan, setelah berdirinya padukuhan Majapahit. Mereka dikenal sebagai satria muda yang memiliki sifat berani, bersih, dan tidak gentar menghadapi kesulitan serta bahaya maut.

Sejarah dan Perkembangan Pasukan Bhayangkara

Istilah Bhayangkara telah dikenal jauh sebelum Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Istilah ini bahkan sudah tercatat dalam Kitab Negarakertagama, merujuk pada masa Kerajaan Singasari di bawah pemerintahan Raja Kertanegara yang berkuasa antara tahun 1254 hingga 1292 Masehi. Ini menunjukkan bahwa Pasukan Bhayangkara merupakan warisan dari tatanan negara sebelumnya, bukan murni kreasi Majapahit. Pasukan Bhayangkara terbagi menjadi dua bagian, yaitu Bhayangkara pusat dan Bhayangkara daerah yang disebut Bhayangkara Lelana. Kedua golongan tersebut memiliki kewajiban yang sama sebagai barisan pelopor penjaga cita-cita negara. Meskipun jumlahnya tidak banyak, Pasukan Bhayangkara terbukti sangat efektif dalam menjalankan tugasnya. Mereka dibekali peralatan khusus dan dipercaya sepenuhnya oleh raja, terutama dalam situasi genting.

Kiprah Gajah Mada dalam Sejarah Bhayangkara

Gajah Mada memiliki peran signifikan dalam sejarah Bhayangkara. Ia memulai kariernya sebagai prajurit pada tahun 1313, sebelum kemudian ditunjuk sebagai bekel atau komandan Pasukan Bhayangkara, pasukan elite pengawal raja. Di bawah kepemimpinan Gajah Mada, pasukan Bhayangkara semakin kuat dan solid, menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugasnya. Salah satu momen krusial yang melambungkan nama Gajah Mada adalah keberhasilannya memimpin Pasukan Bhayangkara dalam menumpas pemberontakan Ra Kuti. Pasukan ini berhasil menyelamatkan Raja Jayanegara dan keluarga istana dari ancaman pemberontakan tersebut. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Bhayangkara, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi karier Gajah Mada, yang kemudian diangkat menjadi Patih Kahuripan, Patih Daha, hingga mencapai puncak jabatan sebagai Mahapatih pada masa pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi dan Hayam Wuruk.

Mengapa Nama Bhayangkara Penting?

Nama Bhayangkara kemudian menginspirasi dan diadaptasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebutan Bhayangkara mulai melekat sebagai identitas institusi, menyimpan jejak sejarah panjang dari era Kerajaan Majapahit. Gajah Mada juga dikenal karena menanamkan empat prinsip dasar kepada personel Bhayangkara yang disebut Catur Prasetya. Prinsip-prinsip ini meliputi Satya Haprabu (setia kepada pemimpin negara), Hanyaken Musuh (mengenyahkan musuh-musuh negara), Gineung Pratidina (mempertahankan negara), dan Tan Satrisna (sepenuh hati dalam bertugas tanpa pamrih). Prinsip-prinsip ini menjadi landasan moral dan etos kerja bagi pasukan elite tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Setiap tanggal 1 Juli, Polri memperingati Hari Bhayangkara, sebuah momen penting untuk mengingat kembali sejarah dan peran pasukan elite ini dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara. Dengan memahami asal usul nama Bhayangkara, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi pelindung keselamatan negara dan bangsa. Jalan panjang masih harus ditempuh oleh Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan. Namun, dengan memahami sejarah dan prinsip-prinsip dasar yang ditanamkan oleh Gajah Mada, diharapkan Polri dapat terus menjadi institusi yang dipercaya dan dihormati oleh masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/news/read/8127274/mengenal-bhayangkara-pasukan-elite-majapahit-di-nama-kepolisian-ri, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *