Sebelumnya, Zulhasril juga pernah aktif sebagai wartawan. Ia juga seorang penulis yang tulisannya dimuat dibeberapa media, di antaranya harian Kompas dan majalah Tempo. Adapun buku yang pernah ditulis di antaranya Tan Malaka dan Gerakan Kiri Minangkabau di Indonesia, Malaysia, dan Singapura serta beberapa buku lainnya. Zulhasril Nasir merupakan pendiri Pusat Tamadun Melayu Nusantara, Universitas Indonesia.[2]