Zenodo adalah repositori terbuka serbaguna yang dikembangkan di bawah program OpenAIRE Eropa dan dioperasikan oleh Organisasi Riset NuklirEropa (CERN).[1][2] Platform ini dirancang untuk mendukung peneliti dalam menyimpan dan membagikan berbagai jenis hasil penelitian, termasuk makalah, set data, perangkat lunak penelitian, laporan, serta artefak digital terkait lainnya.[3]
Zenodo pertama kali diluncurkan pada 8 Mei 2013 sebagai penerus OpenAIRE Orphan Records Repository.[5] Tujuan awalnya adalah untuk memungkinkan peneliti dari berbagai bidang ilmu mematuhi persyaratan penyimpanan data sains terbuka tanpa harus bergantung pada repositori institusional.[6] Pada tahun 2015, platform ini diluncurkan kembali dengan nama Zenodo untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi kumpulan data penelitian dengan kapasitas unggah hingga 50 GB per file.[7]
Situs ini menyediakan pengenal objek digital (DOI) untuk kumpulan data dan berbagai jenis data lain yang diunggah, sehingga memudahkan proses sitasi karya ilmiah.[8] Zenodo mendukung beragam jenis data dan lisensi, serta integrasi dengan repositori lain, seperti GitHub.[9]
Zenodo didukung oleh CERN sebagai bagian dari aktivitas marjinal dan dioperasikan pada infrastruktur komputasi berkinerja tinggi yang awalnya dikembangkan untuk kebutuhan fisika energi tinggi.[10]
Platform ini dijalankan menggunakan Invenio, sebuah kerangka perangkat lunak bebas untuk repositori digital skala besar, dengan tambahan lapisan kode khusus yang dikenal sebagai Zenodo.[11]
Sejarah
Pada tahun 2019, Zenodo mengumumkan kemitraan strategis dengan repositori data Dryad untuk bersama-sama mengembangkan solusi yang berfokus pada dukungan alur kerja peneliti dan penerbit, serta penerapan praktik terbaik dalam pengembangan perangkat lunak dan kurasi data.[12]
Pada tahun 2021, statistik publik yang tersedia menunjukkan bahwa Zenodo telah mencatat lebih dari 45 juta tampilan unik dan lebih dari 55 juta unduhan unik untuk item yang tersedia secara terbuka di platform tersebut.[13][14]
Selain itu, pada tahun yang sama, Zenodo melaporkan telah meng-hosting lebih dari 1 petabyte data dan menerima sekitar 15 juta kunjungan setiap tahunnya.[15]
↑CWTS; Directorate-General for Research and Innovation
(European Commission); Elsevier; ESADE; Lisbon Council; Wareham, Jonathan; Pujol Priego, Laia (2019). Zenodo: open science monitor case study. Publications Office of the European Union. ISBN978-92-79-96552-4.
↑Meyer, B., Han, J., & Sullivan, J. X. (2024). Poverty, hardship, and government transfers. University of Chicago, Becker Friedman Institute for Economics Working Paper No. 2024-132. https://doi.org/10.2139/ssrn.4990960
↑Rettberg, Najla. "Zenodo Launches!". OpenAIRE (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-05-18.