Yuri Surtadi Mansury (lahir 1965) adalah seorang akademikus Indonesia yang bergerak di bidang ilmu regional, ekonomi regional, dan ilmu sosial komputasional. Ia menjabat sebagai profesor pada Department of Humanities, Arts, and Social Sciences di Institut Teknologi Illinois (Illinois Tech), Chicago, Amerika Serikat.[1]
Penelitian Mansury berfokus pada ilmu regional, pembangunan perkotaan dan wilayah, pemodelan berbasis agen (agent-based modeling), Complex Systems, Spatial Network Analysis, dan Regional Inequality.[2]
Pendidikan
Mansury memperoleh gelar Sarjana Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia. Ia kemudian melanjutkan studi di Cornell University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science (M.S.) serta Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Ilmu Regional (Regional Science).[3]
Karier
Setelah menyelesaikan pendidikan Ph.D., Mansury menjalani penelitian pascadoktoral di Department of Government, Harvard University, di bawah bimbingan Micah Altman pada Harvard–MIT Data Center (2001–2002).
Pada tahun 2002–2004 ia menjadi peneliti pascadoktoral di Department of Health Sciences and Technology, Massachusetts Institute of Technology (MIT). Di sana ia bekerja bersama Thomas Deisboeck dari Harvard Medical School dalam pengembangan model berbasis agen untuk mempelajari dinamika tumor biologi menggunakan pendekatan Complex Systems.[4]
Pada tahun 2006 ia bergabung dengan KDI School of Public Policy and Management di Seoul, Korea Selatan sebagai dosen Program Magister Kebijakan Publik dan dipromosikan menjadi Associate Professor pada tahun 2007.
Tahun 2010 Mansury kembali ke Cornell University sebagai dosen tamu pada Department of City and Regional Planning untuk mengajar mata kuliah ilmu regional dan metode perencanaan yang sebelumnya diajarkan oleh Iwan Jaya Azis. Ia kemudian menjabat sebagai Visiting Associate Professor (2012 - 2016) dan Acting Director of Graduate Studies in Regional Science (2014–2015).
Sejak 2016 Mansury menjadi dosen tetap di Institut Teknologi Illinois. Ia menjabat sebagai Director of Undergraduate Studies (2017–2019), Associate Chair of Social Sciences (2022–2025), dan dipromosikan menjadi profesor penuh pada tahun 2025.[5]
Pada tahun 2025, Mansury menjadi salah satu pembicara dalam RESILIENCE 2025: International Conference on Nature-based Solutions in Climate Change. Dalam presentasinya ia menekankan bahwa kapasitas adaptif terhadap perubahan iklim tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan yang layak, dan layanan publik, khususnya bagi kelompok rentan. [7]
Fulbright
Pada tahun 2024 Mansury memperoleh Fulbright U.S. Scholar Award untuk proyek penelitian Transforming Slash-and-Burn Practices to Sustainable Farming in Central and East Java. Penelitian tersebut mengkaji faktor sosial, kemiskinan, dan pengaruh komunitas terhadap praktik pertanian tebang-bakar di Pulau Jawa serta merumuskan alternatif pertanian berkelanjutan melalui pendekatan berbasis agen. Penelitian dilakukan bersama Universitas Pertamina dan Pertamina Foundation di 15 desa kawasan KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) Blora dan Ngawi.[8]
Publikasi pilihan
Mansury, Yuri; Budy Resosudarmo (2024). "The Indonesian Economy and the Surrounding Regions in the 21st Century". Springer.
Mansury, Yuri; Gulyás, László (2007). "The Emergence of Zipf's Law in a System of Cities: An Agent-Based Simulation Approach". Journal of Economic Dynamics and Control. 31 (7): 2438–2460.
Mansury, Yuri; Iwan Jaya Azis (2003). "Measuring Economy-Wide Impacts of a Financial Shock". ASEAN Economic Bulletin. 20 (2): 112–127.
Mansury, Yuri; Kimura, Manabu; Lobo, José; Deisboeck, Thomas S. (2002). "Emerging Pattern in Tumor Systems: Simulating the Complex Dynamics of Multicellular Clusters Using Agent-Based Model". Journal of Theoretical Biology. 219 (3): 343–370.