14 Desember 1988: Romo Yohanes memboyong 12 frater CSE dari Malang untuk mulai bertapa di Cikanyere.[5][6]
13 Juni 1990: Uskup Diosis Bogor waktu itu Mgr. Andreas Harsono Pr memberkati keberadaan CSE sebagai kelompok rohani sah di diosisnya, memberi label CSE dengan level Asosiasi Publik.[5]
19 Juli 2012: CSE disahkan sebagai Tarekat Religius tingkat Keuskupan oleh Uskup Diosis Bogor Mgr. Michael Angkur OFM di Gereja Katedral Bogor[5]
2012: Ia mengucapkan kaul di tangan Uskup Bogor pada waktu itu, dan ia berpindah menjadi CSE.
Buku dan tulisan
"Pembaptisan dalam Roh". Ngroto, 1979.
"Pembaharuan karismatik Katolik: rahmat dan tantangan". Kanisius, 2010.