Unum Corpus, Unus Spiritus, Una Spes (Ef 4:4, bahasa Indonesia: Satu Tubuh, Satu Roh dan Satu Pengharapan)
Lambang
Yohanes Hans Monteiro (lahir 15 April 1971) adalah UskupLarantuka yang ditunjuk pada 22 November 2025.[2] Ia merupakan Uskup Larantuka yang keempat, melanjutkan kepemimpinan Mgr. Fransiskus Kopong Kung Sebelum menjadi Uskup Larantuka, ia merupakan Dosen Kitab Suci di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif, Ledalero. Ia ditahbiskan menjadi Uskup Keuskupan Larantuka pada hari Rabu, 11 Februari 2026.
Pendidikan dan karya
Ia menempuh pendidikan di Seminari Menengah Santo Dominggo Hokeng. Ia kemudian melanjutkan studi filsafat dan teologi di Institut Filsafat Katolik Ledalero. Ia ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Larantuka pada hari Rabu, 14 Juli 1999 di Gereja Katedral Larantuka. Tahbisan Imamat ia terima dari Mgr. Darius Nggawa, S.V.D. Selama beberapa tahun, ia bertugas sebagai pengajar di Seminari Menengah Santo Dominggo Hokeng. Ia melanjutkan studi lanjut di Universitas Wina, Austria. Ia menerima gelar Licentiate dan Doktor Liturgi.
Selama lebih dari satu dasawarsa, ia memegang jabatan sebagai vikaris paroki di Franz-von-Assisi-Kirche (Mexikoplatz) dan Maria Himmelfahrt di Bad Deutsch-Altenburg. Setelah pulang ke Indonesia pada 2018, ia mengajar Liturgi di IFTK Ledalero serta menjadi pembina di Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret, Keuskupan Maumere. Pada 2022, ia ditunjuk menjadi anggota Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Uskup Hans menerbitkan sebuah buku berjudul Semana Santa Larantuka. Buku lengkap tentang devosional Umat Keuskupan Larantuka. [3]