Rabbi Yisrael Ariel (bahasa Ibrani:ישראל אריאלcode: he is deprecated ; lahir 15 Agustus 1939) adalah seorang rabi kelahiran Tel Aviv, Israel. Dia menghabiskan sebagian besar masa muda dan pendidikannya di Israel. Dia memiliki latar belakang militer yang kuat. Dia pernah bertugas di Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan berpartisipasi dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967, yang membuat Israel merebut Yerusalem Timur, termasuk Tembok Barat. Pada tahun 1987, Rabbi Yisrael Ariel mendirikan The Temple Institute (Merkaz HaMikdash).[1]