Kuil Yasaka merupakan tempat dimulainya festival paling terkenal di Kyoto, Festival Gion.[1] Dalam Festival Gion diselenggarakan berbagai kegiatan ritual selama bulan Juli. Puncak festival ditandai dengan prosesi yama dan hoko.
Sejarah
Kuil Yasaka yang didirikan pada tahun 656 M (Periode Heian) yang disokong oleh istana kekaisaran.
Walau ditetapkan sebagai kuil Shinto, kuil Yasaka juga telah lama dikenal sebagai kuil Buddha.[1] Kebijakan pemerintah pada tahun 1868 membuat Buddhisme dan Shinto harus dipisahkan. Kuil Yasaka pada masa lalu juga dikenal dengan nama Gionsha, Gion Tenjin, Gion Kanshin-in, atau Gion Gozu Tennō. Nama Gion diambil dari kata Gion Shoja, serapan dari kata Jetavana-vihāra, tempat suci umat Buddha di India.[1]
Mengenai pendirian kuil, terdapat beberapa teori; pertama menyebutkan bahwa seorang biksu bernama Ennyo mendirikan kuil pada tahun 876 sebagai tempat memuliakan Gozu Tenno.[1] Teori lain menyebutkan bahwa kuil didirikan oleh Klan Yasaka pada tahun 656. Klan Yasaka merupakan imigran yang berasal dari Kerajaan Goguryeo di Semenanjung Korea.[1] Leluhur Klan Yasaka dipuja dalam kuil bersama dengan tokoh Shinto seperti Amaterasu-Omikami, Susanoo-no-Mikoto, istrinya Kushiinada-Hime-no-Mikoto serta ke-8 keturunannya.