Xiahou Ying (夏侯嬰; meninggal 172 SM), nama anumertaMarquis Wen dari Ruyin merupakan seorang pejabat Dinasti Han yang mengabdi dibawah Kaisar Gaozu dari Han, pendiri Dinasti Han beserta dua penerusnya. Ia merupakan teman akrab Liu Bang dan merupakan salah satu orang pertama yang mengikuti Liu Bang memberontak melawan Dinasti Qin dari 209 sampai 206 SM. Ia kemudian bersama Liu Bang berjuang melawan rivalnya, Xiang Yu di Perang Chu-Han (206–202 SM). Setelah berdirinya Dinasti Han, ia menjabat sebagai Menteri Kusir (太僕) yang bertanggung jawab terhadap kuda dan kereta kekaisaran. Ia dikenal dengan sapaan Lord Teng (滕公), sebuah gelar yang berasal dari tengling fengche (滕令奉車) yang ia sandang saat menjadi seorang kusir kereta di Kabupaten Teng.
Kehidupan awal
Xiahou Ying berasal dari Kabupaten Pei yang berada di Jiangsu masa kini. Ia memulai karirnya sebagai seorang pejabat yang mengatur kereta kuda di tingkat kabupaten. Setiap kali ia melewati Desa Sishui (泗水亭), salah satu desa di kabupaten tersebut, ia mampir untuk bertemu dengan Liu Bang, saat itu menjabat sebagai petugas patroli di desa tersebut, dan menghabiskan waktu yang panjang mengobrol dengannya.
Dalam satu ketika, Liu Bang membuat sebuah lelucon terhadap Xiahou Ying, menyebabkannya terluka. Magister kabupaten mendengar insiden tersebut dan meminta dilakukan investigasi. Menurut tata hukum Dinasti Qin saat itu, Liu Bang akan dikenakan hukuman berat dibandingkan rakyat biasa karena ia seorang pejabat, meskipun berpangkat rendah. Saat Liu Bang dan Xiahou Ying diinterogasi, mereka berdua menyangkal apa yang mereka lakukan dalam insiden tersebut. Insiden ini awalnya ditutup sampai seorang magister baru membuka kasusnya kembali setelah menyadari bahwa Xiahou Ying berbohong. Xiahou Ying ditangkap dan dicambuk seratus kali, namun ia masih menyangkal keterlibatan Liu Bang.
Keturunan
Banyak dari keturunan Xiahou Ying aktif pada Akhir Dinasti Han. Salah satu yang terkemuka adalah Xiahou Dun dan Xiahou Yuan bersaudara yang mengabdi kepada Cao Cao.[1][2] Keturunan mereka juga aktif di pemerintahan Cao Wei, menjadi keluarga kekaisaran kedua dibelakang keluarga Cao. Cao Cao sendiri juga diduga merupakan keturunan Xiahou Ying.[3]