XBL (XML Binding Language) adalah bahasa markah berbasis XML yang digunakan untuk mengubah perilaku gawit XUL. Bahasa ini dikembangkan di Netscape pada akhir tahun 1990-an sebagai ekstensi dari XUL.[1][2]
Penggunaan utama XBL terdapat pada peramban webFirefox. Namun, Mozilla menghentikan dukungannya pada tahun 2017 dan sepenuhnya menghapusnya dari Firefox pada tahun 2019.[3][4] Meskipun demikian, cabang UXP dari Firefox berencana untuk terus mendukung XBL tanpa batas waktu.[5]
Mozilla sempat mencoba menstandarkan XBL 2.0 melalui W3C pada tahun 2007,[6] tetapi karena kurangnya minat dari pengembang peramban web lainnya, upaya tersebut ditinggalkan pada tahun 2012.[7]
Spesifikasi Shadow DOM mengakui bahwa XBL memberikan pengaruh yang kuat terhadap pengembangannya.[8]
Ikhtisar
XUL digunakan untuk mendefinisikan tata letak antarmuka pengguna dalam suatu aplikasi. Aturan CSS dapat digunakan untuk mengubah tampilan berbagai elemen XUL. Namun, untuk mengubah perilaku suatu gawit XUL, seperti bilah gulir, diperlukan XBL.
Berkas XBL berisi sejumlah binding (pengikatan), yang menjelaskan perilaku dari suatu gawit XUL. Elemen akar dari berkas XBL adalah elemen <bindings>, yang memuat satu atau lebih elemen <binding>. Setiap elemen <binding> menyatakan satu pengikatan yang dapat diterapkan pada elemen XUL mana pun. Elemen ini juga dapat memiliki atribut id. Suatu pengikatan diterapkan pada elemen dengan menetapkan properti CSS -moz-binding ke URL berkas pengikatan tersebut. Contohnya: