Wungu (juga sering disebut Dungus) adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Madiun dan berada di timur Kota Madiun. Bagian barat Kecamatan Wungu seperti Kelurahan Munggut dan Desa Mojopurno merupakan daerah penyangga Kota Madiun yang wilayahnya banyak terdapat pemukiman berciri perkotaan serta menjadi pusat pemerintahan kecamatan.[1] Sedangkan bagian timur Wungu seperti Kelurahan Wungu dan sekitarnya merupakan kawasan perkebunan jati di lereng Gunung Wilis dan terdapat Pasar Dungus, RSUD Dungus, dan berbagai tempat wisata alam seperti Wana Wisata Grape, Desa Wisata Brumbun, dan Taman Wisata Lembah Wilis.[2][3]
Selain wisata alam, Wungu juga memiliki beberapa bangunan bersejarah seperti PG Kanigoro, RSUD Dungus, dan Monumen Kresek. PG Kanigoro adalah pabrik gula di Desa Sidorejo yang didirikan pada zaman kolonial Belanda pada tahun 1894 dan sekarang dikelola oleh Perkebunan Nusantara XI. Namun, pada tahun 2017 pabrik ini ditutup karena mengalami kerugian akibat kurangnya suplai tebu yang lahannya makin berkurang.[4][5] RSUD Dungus dulunya merupakan sanatorium penyakit paru yang dibangun Belanda pada tahun 1939 dan saat ini dikelola oleh Pemprov Jawa Timur. Pada tahun 2020, nomenklatur RS Paru Dungus dirubah menjadi RSUD Dungus seperti sekarang.[6] Selanjutnya adalah Monumen Kresek untuk memperingati ganasnya Pemberontakan PKI 1948. Lokasi monumen ini berada di area sumur yang digunakan untuk membuang ribuan korban yang dibantai dalam peristiwa itu.[7]
Geografi
Lokasi Wungu
Wungu adalah kecamatan yang berada di kaki Gunung Wilis dan merupakan salah satu penyangga Kota Madiun. Bagian barat berciri perkotaan seperti Kelurahan Munggut dan Desa Mojopurno. Bagian timur didominasi hutan jati dan banyak wisata alam seperti Kelurahan Wungu (Dungus) dan Desa Brumbun. Wungu dilalui jalan penghubung Kota Madiun menuju kawasan wisata Kecamatan Kare yang berada di lereng Wilis. Batas wilayah Wungu adalah sebagai berikut:[1]
Kecamatan Wungu terdiri dari 2 kelurahan dan 12 desa dengan pusat pemerintahan di Desa Mojopurno dan pusat ekonomi di Dungus (Kelurahan Wungu). Desa-desa seperti Manisrejo, Kanigoro, dan Pilangbango menjadi bagian dari Kota Madiun sejak tahun 1982 karena perkembangan kota yang semakin pesat sehingga membutuhkan perluasan wilayah.[8] Dusun dan dukuh di Kecamatan Wungu yakni sebagai berikut:[1]