Indonesia
Yunduo EV diperkenalkan di Indonesia sebagai Wuling Cloud EV pada 15 Februari 2024 di ajang IIMS ke-31[10] dan mulai dijual pada 15 Mei 2024.[11] Mobil ini dirakit secara lokal di pabriknya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat dan awalnya hanya dijual dalam satu varian yang berkapasitas baterai 50,6 kW⋅h dengan jarak tempuh 460 km (286 mi). Fitur-fitur andalannya seperti Wuling WISE yang terdiri atas ADAS (Advanced Driving Assistant System), WIND (Wuling Indonesian Command) dan IoV (Internet of Vehicle). Untuk model 2025 yang diluncurkan pada 13 Februari 2025 di ajang yang sama, Cloud EV memakai baterai buatan lokal yang oleh Wuling disebut sebagai MAGIC Battery, yang disingkat Multifunction Unitize Structure Technology, Advanced Cell Safety, Greater Performance, Intelligent Management dan Combustion Free, serta tersedia dengan opsi pengisian daya baterai jenis Type 2 (AC) / CCS2 (DC) dengan soket yang diletakkan di fender kiri depan, selain opsi GB/T yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, versi ini mendapat dua tipe baru: Lite dan Pro, serta tambahan dua warna baru: Tungsten Steel Gray dan Aurora Silver. Untuk interior, terdapat penambahan fitur Android Auto dan Apple CarPlay di sistem infotainmentnya. Tipe Lite sendiri tidak memiliki fitur ADAS, Ambient Light (seperti yang ada di varian Pro) serta jok-nya berlapis bahan kain (Pro berlapis kulit motif Italian bubble).
India
Yunduo EV diperkenalkan di India sebagai MG Windsor EV pada 11 September 2024. Model ini dirakit di pabriknya di Halol, Gujarat. Di India, Windsor EV sendiri dijual dalam tiga tipe: Excite, Exclusive dan Essence, di mana ketiganya memakai baterai berkapasitas 38 kWh dengan jarak tempuh 331 km (206 mi) menurut klaim MG.[12]
Tidak seperti Cloud EV di Indonesia yang dijual termasuk baterai, Windsor EV menjadi mobil listrik pertama di India yang dijual tanpa baterai (diikuti oleh Comet EV dan ZS EV). Pembelinya nanti masih harus menyewa baterai melalui program BaaS (Battery as a Service) untuk menggerakkan mobil tersebut. Varian dengan baterainya sendiri dirilis pada 21 September 2024, dengan tambahan biaya sekitar 3,5 lakh rupee India dari varian tanpa baterai. Pre-ordernya sendiri dimulai pada 3 Oktober, sedangkan pengirimannya sendiri dimulai pada 12 Oktober.
Mobil ini tidak memiliki sistem ADAS seperti Cloud EV di Indonesia, tapi memiliki beberapa fitur yang belum pernah ada di kelasnya, seperti kursi baris kedua yang dapat direbahkan hingga 135 derajat, atap panoramic dan sistem infotainment 15,6 inci layar sentuh yang terbesar di segmennya dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Perbedaan dengan Cloud EV terlihat pada pusat kontrol AC dan lampu hazard yang terpisah dan diletakkan dibawah layar infotainment-nya dan soket pengisian daya baterai jenis Type 2 (AC) / CCS2 (DC) yang diletakkan di fender kiri depan.
Setelah peluncurannya pada September 2024, MG Windsor EV telah menjadi mobil listrik terlaris setiap bulan, melampaui semua mobil listrik lainnya di India, termasuk Tata Nexon.ev, dengan mencatatkan lebih dari 3.000 unit setiap bulan.
Pada 6 Mei 2025, MG Windsor EV mendapat varian baru, yaitu Pro dengan baterai LFP 52,9 kWh yang dapat menempuh hingga 449 km. Varian Pro juga mendapat tiga warna eksterior baru, yaitu Celadon Blue, Glaze Red dan Aurora Silver, interior warna dual-tone ivory white dan desain pelek 18-inci dari Hector 2025. Selain itu, model ini mendapat tambahan fitur berupa ADAS (MG Pilot) level 2, V2L dan power tailgate. Varian ini tersedia dalam dua tipe: Exclusive Pro (dirilis pada 21 Mei 2025) dan Essence Pro.